Jakarta, EDITOR.ID,- Indonesia terus memperkuat sistem pengadaan barang dan jasa sebagai instrumen strategis pembangunan nasional. Dalam peluncuran Katalog Elektronik Versi 6.0 (V6) di Istana Negara pada 10 Desember 2024 lalu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa digitalisasi pengadaan bukan sekadar modernisasi teknis, melainkan langkah besar menuju transparansi, efisiensi anggaran, serta pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
