Sekda Kota Depok Bagi Ilmu dan Pengalaman Kepada 90 Praja IPDN, Dibuka Direktur Pasca Sarjana IPDN Prof Muhadam

Dalam paparannya, Dr. Dadang Wihana mengulas berbagai tantangan dan dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah, mulai dari perencanaan pembangunan, pengelolaan anggaran, hingga pentingnya inovasi kebijakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Sebelum sesi kuliah umum dimulai, Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si secara resmi membuka kegiatan ceramah umum bagi para praja IPDN Kampus Jakarta. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah sebagai wahana pembelajaran langsung bagi praja mengenai praktik terbaik penyelenggaraan pemerintahan.

Depok Jawa Barat, EDITOR.ID,- Kepala Bappeda Kota Depok Jawa Barat Dr. Dadang Wihana, M.Si membagikan ilmu dan pengalaman mengelola tata pemerintahan kepada 90 mahasiswa Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Momen ini terjadi saat Dadang menjadi pembicara utama Kuliah Umum dengan tema “Dinamika Pengelolaan Urusan Pemerintahan di Daerah”.

Kuliah Umum digelar di Aula Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (19/11/2025). Selain dihadiri mahasiswa Praja IPDN, juga diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok. Acara dibuka oleh Direktur Pasca Sarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si.

Dalam paparannya, Dr. Dadang Wihana mengulas berbagai tantangan dan dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah, mulai dari perencanaan pembangunan, pengelolaan anggaran, hingga pentingnya inovasi kebijakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Kepala Bappeda Kota Depok Jawa Barat Dr. Dadang Wihana, M.Si membagikan ilmu dan pengalaman mengelola tata pemerintahan kepada 90 mahasiswa Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Ia juga menekankan peran strategis para lulusan IPDN sebagai calon aparatur pemerintah yang harus berintegritas, profesional, dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

Kegiatan kuliah umum ini berjalan dengan baik dan lancar berkat kerja sama erat antara Pemerintah Kota Depok dan Kampus IPDN Jakarta. Salah satu unsur penting yang menopang kelancaran acara adalah dukungan tim protokol Pemerintah Kota Depok yang dikoordinasikan oleh Erwin, petugas protokol yang juga merupakan alumni IPDN angkatan 28.

Acara ini turut dihadiri Ketua Dewan Redaksi EDITOR.ID yang juga dosen purnabhakti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Drs. Asri Hadi, MA. Di sela kegiatan, Asri Hadi tampak berinteraksi dan berfoto bersama Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si, Direktur Pascasarjana IPDN, serta Sekretaris Daerah Kota Depok Mungnguluang Mansur, M.Si.

 Sekda Kota Depok Mungnguluang Mansur, M.Si memberikan sambutan mewakili Wali Kota Depok yang juga merupakan alumni IPDN

Sedikitnya 100 alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) saat ini tercatat menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Depok. Kehadiran para pamong praja muda lulusan IPDN tersebut dinilai menjadi salah satu motor penggerak tata kelola pemerintahan yang semakin profesional dan adaptif di Kota Depok.

Asri Hadi juga menyempatkan diri berbincang dengan para praja IPDN, di antaranya Fathir, praja IPDN angkatan 14 yang juga berasal dari Kampus Cilandak Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi lintas angkatan sekaligus motivasi bagi para praja yang tengah menempuh pendidikan.

“Acara sangat sukses, Sekda Depok Pak Dadang membagikan ilmu dan pengalamannya kepada para mahasiswa Praja IPDN sebagai tambahan bekal ilmu praktek di lapangan,” papar Asri Hadi.

Sebelum sesi kuliah umum dimulai, Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si secara resmi membuka kegiatan ceramah umum bagi para praja IPDN Kampus Jakarta. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah sebagai wahana pembelajaran langsung bagi praja mengenai praktik terbaik penyelenggaraan pemerintahan.

Sementara itu, Sekda Kota Depok Mungnguluang Mansur, M.Si memberikan sambutan mewakili Wali Kota Depok yang juga merupakan alumni IPDN. Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa keberadaan alumni IPDN di berbagai posisi strategis Pemkot Depok merupakan bukti konkret kontribusi IPDN terhadap tata kelola pemerintahan daerah.


Fathir alumni IPDN 14 kampus Cilandak Jakarta, Asri Hadi masih menjadi dosennya

Acara kuliah umum ditutup dengan sesi tanya jawab yang diwarnai berbagai pertanyaan kritis dari para praja IPDN Kampus Cilandak Jakarta. Para praja banyak menyoroti isu-isu aktual, mulai dari inovasi pelayanan publik, penguatan partisipasi masyarakat, hingga strategi perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara IPDN dan Pemerintah Kota Depok semakin kuat, sekaligus mempertegas peran alumni IPDN sebagai pilar penting dalam penguatan birokrasi dan pembangunan daerah.****

 

Leave a Reply