Jakarta, EDITOR.ID,- Meski Pemilu dan Pemilihan Presiden masih tiga tahun lagi namun suasana politik mulai menghangat. Terbukti mulai bermunculan “wajah baru partai politik” yang mengadu peruntungan di Pemilu 2029. Usai Partai Gema Bangsa yang didirikan mantan anak buah pendiri Partai Perindo Hari Tanoe, kini muncul lagi partai politik baru. Namanya Partai Gerakan Rakyat.
Kemunculan sejumlah parpol baru bak cendawan di musim hujan menjadi fenomena menarik. Karena mereka mendadak sudah punya calon untuk diusung sebagai Presiden RI.
Seperti yang dilakukan partai baru ini. Partai Gerakan Rakyat merupakan reinkarnasi dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat. Ormas ini berubah wujud menjadi partai politik.
Menariknya, begitu resmi di deklarasikan, Partai Gerakan Rakyat langsung mengusung nama Anies Baswedan sebagai sosok yang akan mereka naikkan sebagai Presiden RI. Keputusan partai baru ini bukan hal yang aneh. Sebab, ormas Gerakan Rakyat memang dipersiapkan akan menjadi kuda tunggangan Anies Baswedan.
Kenapa demikian? Karena mayoritas pendiri dan anggota Ormas atau partai baru ini merupakan para pendukung militan Anies di Pilpres 2024 yang lalu. Mereka melakukan konsolidasi dan wadah dalam bentuk Ormas bernama Gerakan Rakyat. Dan kini ormas Gerakan Rakyat bermetamorfose menjadi Partai Politik yang bisa diandalkan Anies untuk maju nyapres 2029.
Bahkan Anies Baswedan telah menjadi anggota atau kader partai Gerakan Rakyat ini dengan nomor kartu tanda anggota 0001 sejak 17 Desember 2025.
Dalam deklarasi tersebut, Gerakan Rakyat secara terbuka menyatakan harapannya agar Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dalam pidato perdana usai deklarasi partai yang digelar bertepatan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Sahrin Hamid.
Sahrin menegaskan, deklarasi Partai Gerakan Rakyat merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan alat perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat. Ia menyebut, Anies Baswedan juga telah resmi menjadi anggota Gerakan Rakyat dengan nomor kartu tanda anggota 0001 sejak 17 Desember 2025.
Ia mengajak seluruh kader Gerakan Rakyat untuk memiliki militansi dan komitmen tinggi dalam membangun partai politik baru tersebut, khususnya dalam memenuhi seluruh persyaratan administratif dan struktural yang ditetapkan negara.
“Insyaallah kita akan mampu mendirikan satu partai politik, Partai Gerakan Rakyat ini, dan memenuhi seluruh syarat-syarat yang diminta oleh negara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sahrin menegaskan arah perjuangan politik Gerakan Rakyat ke depan tidak terlepas dari sosok Anies Baswedan. Menurutnya, Anies merupakan figur yang merepresentasikan nilai dan cita-cita perjuangan gerakan tersebut.
“Sudah jelas arah perjuangan kita ke depan bahwa di kondisi seperti apapun, Anies Baswedan adalah Gerakan Rakyat dan Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan,” tegas Sahrin.
Deklarasi Partai Gerakan Rakyat ini menandai langkah baru Gerakan Rakyat dari ormas menjadi kekuatan politik, sekaligus menambah dinamika peta politik nasional jelang kontestasi politik Pemilu 2029. ****












