Raih Juara Angkat Besi Dunia, Prabowo Beri Kado Istimewa Rizki Jadi Letnan Dua TNI

Anugerah diangkat sebagai perwira TNI diberikan usai Rizki berhasil mempersembahkan dua medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF World Championship (IWF) 2025.

Rizki berhasil mempersembahkan dua medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF World Championship (IWF) 2025. Foto : Instagram Rizki Yuniansyah

Jakarta, EDITOR.ID,- Perjuangan, semangat pantang menyerah atlet angkat besi asal Banten, Rizki Juninansyah demi membela merah putih di tingkat dunia, tak sia-sia dan membuahkan hasil manis. Presiden Prabowo Subianto mengganjar kado istimewa dengan mengangkat pemuda 22 tahun itu sebagai perwira TNI berpangkat letnan dua.

Anugerah diangkat sebagai perwira TNI diberikan usai Rizki berhasil mempersembahkan dua medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF World Championship (IWF) 2025.

Sebelumnya Rizki juga mempersembahkan medali emas buat Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024 lalu.

Belum lama ini, lifter Indonesia Rizki Juniansyah mengharumkan nama bangsa dengan prestasi gemilang di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025 yang berlangsung di Norwegia pada Oktober lalu. Dia berhasil meraih dua medali emas dan satu perunggu, sekaligus mencatatkan rekor dunia pada ajang tersebut.

Medali emas berasal dari total angkatan yang mencapai 361 kilogram dan angkatan clean and jerk seberat 204 kilogram. Sementara perunggu merupakan hasil angkatan snatch seberat 157 kilogram.

Prabowo Angkat Lifter Rizki Juniansyah Jadi Letnan Dua TNI

Karena kesuksesannya itu, diketahui Rizki mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo dengan diangkat menjadi letnan dua TNI. Atlet berusia 22 tahun itu pun membenarkan kabar tersebut.

“Alhamdulillah saya diangkat menjadi Letnan dua,” kata Rizki kepada wartawan termasuk iNews Media Group, dikutip Kamis (6/11/2025).

Rizki bangga karena impiannya bisa terwujud. Hal tersebut melecut semangatnya dalam berkarier sebagai lifter.

“Sebenarnya (mimpinya) enggak dari kecil (banget). Saya mungkin mulai merasakan suka polisi dan TNI mungkin saat 17 tahun ke atas. Keluarga juga tak ada yang (jadi) aparat. Saya ingin saja salah satu anak orang tua ingin di angkat besi jadi, buat karier masa depan juga jadi,” tuturnya.

Selain itu, Rizki juga bercerita kalau almarhum ayahnya sempat menyampaikan ingin melihatnya menjadi anggota TNI ataupun kepolisian. Dia sangat bersyukur impian mendiang ayahnya kali ini bisa terwujud.

“Sebelum meninggal, pas sebelum olimpiade juga. Cuma waktu itu banyak ya sampai tiga kali. Sama mantan Kapolda Banten ditawarin Akpol tapi tak bisa dikasih keringanan. Selama empat tahun harus terus tetap (aktif). Sementara selama itu saya harus persiapan olimpiade. Makanya, tak bisa. Tiga kali ditinggalkan oleh saya, Alhamdullilah rezekinya saat ini,” ujar dia.

“Alhamdullilah terlaksana, nanti mungkin tanggal saya dilantik, saya akan ke makam ayah saya pakai seragam,” sambungnya.

Diketahui, Rizki akan dilantik sebagai letnan dua TNI pada 27 November mendatang, sebelum beraksi di SEA Games 2025 Thailand pada Desember.

Soal penempatan, nantinya dia akan bertugas di Kwini, Jakarta Pusat. Di mana, lokasi tersebut juga merupakan tempat pemusatan latihan angkat besi.

“Penempatan insya Allah di Kwini. Jadi saya fleksibel dengan waktu latihan dan hari-hari saya. Senin sampai Jumat di sini, Sabtu-Minggu di rumah. Dan segala sesuatunya bisa terlihat. Karena kalau memang masih di angkat besi masih dikasih keringanan sampai saya pensiun angkat besi,” pungkas Rizki.

Bangga, Rizki Juniansyah Raih Dua Medali Emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025

Lifter Indonesia Rizki Juniansyah berprestasi dengan meraih dua medali emas dari Grup A Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF World Championship (IWF) 2025. Prestasi itu saat dia unjuk kualitas di Forde, Norwegia, Selasa (7/10/2025) kemarin.

Dia turun di kelas 79 kilogram putra. Rizky berhasil memperoleh dua medali emas dalam kategori Clean and Jerk dan angkatan total.

Hebatnya, Rizki memecahkan rekor dunia saat bertarung pada kategori Clean and Jerk karena berhasil melakukan angkatan dengan total beban 204 kilogram. Itu sekaligus menjadi medali emas untuk dirinya.

Untuk medali emas lainnya Rizki dapatkan dari kategori angkatan total dengan 361 kilogram. It7 dengan rincian 157 kilogram pada Snatch dan 204 di Clean and Jerk.

Tidak hanya merebut medali emas, Rizky juga berhasil mendapatkan medali perunggu di kategori Snatch setelah berhasil mengangkat beban dengan total berat 157 kilogram. Akan tetapi, dia gagal ketika melakukan percobaan di angkatan kedua serta ketiga dengan beban 162 kilogram.

Sosok Rizki Juniansyah

Rizki Juniansyah lahir 17 Juni 2003 adalah atlet angkat besi asal Indonesia. Pemuda ini berhasil mengharumkan nama bangsa saat meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Rizki adalah atlet angkat besi Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade dan merupakan peraih medali emas Olimpiade termuda di Indonesia.

Saat ini Rizki Juniansyah adalah Juara Dunia 2025 dalam kelas 79 kg putra. Sebelumnya ia adalah Juara Dunia Junior 2021 dan 2022 kelas 73 kg putra.

Selain itu, sebelum perombakan kelas oleh IWF pada 2025 yang menghapus kelas 73 kg, Rizki merupakan pemegang rekor dunia senior dalam angkatan Total, rekor dunia junior dalam angkatan Snatch, serta rekor olimpiade angkatan Clean and Jerk pada kelas 73 kg putra.

Saat ini Rizki Juniansyah menjadi pemegang rekor dunia Clean and Jerk pada kelas 79 kg putra.

Rizki tumbuh dalam keluarga atlet. Sang ayah, M. Yasin, adalah mantan atlet angkat besi nasional yang berpengalaman meraih prestasi di SEA Games antara 1983-1993.

Sang ibu, Yeni Rohaeni, merupakan atlet angkat berat Provinsi Banten. Kedua kakaknya, Randy Maulida Yasin dan Riska Anjani Yasin serta kakak iparnya, Triyatno, pun menggeluti olahraga angkat besi sebagai atlet. Sejak kecil, Rizki dilatih oleh ayahnya di Sasana milik sang ayah. Ia berlatih sejak umur 7 tahun.

Prestasi telah ia raih dari tingkat provinsi, nasional, dan internasional. Rizki merintis kariernya di usia muda dengan meraih medali emas Kejurnas Antar-PPLP 2017 dan medali emas Kejurnas PPLP 2018. Selain itu, ia telah meraih medali Pekan Olahraga Daerah (Popda), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan Pekan Olahraga Nasional (PON) mewakili Banten. ***

Leave a Reply