Mbak Yenny Jangan Pede Dulu, Tawaran Cawapres dari Kubu Anies Ternyata Cuma Nge Prank!

Kesiapan Yenny Wahid dipinang jadi cawapres mendapat respons dingin dari Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) pendukung Anies Baswedan. Tim Anies Sebut Nama Yenny Wahid Tak Pernah Diajukan ke Koalisi

Yenny Wahid

Sebab, kata Yenny, Anies adalah rektor di universitas tempat aktivis Nahdlatul Ulama itu menempuh studi.

“Saya itu dengan Pak Anies punya kedekatan khusus, karena Pak Anis jadi rektor saya. Jadi salah satu dosen. Saya pulang dari ambil master saya di Amerika, Mas Anies menawari saya di Universitas Paramadina, beliau waktu itu jadi rektor,” ujar dia.

Yenny juga mengaku punya kedekatan dengan Bakal Capres 2024 Ganjar Pranowo yang terjalin dari suami dari mantan komisaris PT Garuda itu.

“Saya dengan Mas Ganjar, misalnya,bya, itu dekat sebagai teman, karena komunitas kami sama, lalu kemudian suami saya juga di UGM. Jadi temannya Mas Ganjar,” ujarnya.

Dia mengatakan kedekatannya dengan Bakal Capres 2024 Prabowo Subianto juga cukup baik karena sang suami pernah berstatus politikus Gerindra.

“Jadi, yang namanya komunikasi, ya, lancar dengan semua kandidat ini,” kata Yenny.

Yenny mengaku belum membuat keputusan terkait langkah politiknya ke depan.

Yenny menyatakan saat ini masih akan melakukan sowan ke makam para pendahulunya. Hal itu, kata dia, dilakukan untuk meminta doa dan petunjuk dalam menentukan langkah politik ke depan.

“Saya sebagai seorang muslim akan melakukan riyadhoh-riyadhoh, atau melakukan exersice-exercise spiritual dulu, melakukan laku-laku spiritual dulu dan akan juga pastinya sowan ke makam para leluhur saya dahulu,” ujar Yenny kepada wartawan di Aula Griya Gus Dur, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2023).

“Terutama ke makam Gus Dur, makam Mbah Hasyim, ke makam Mbah Wahid sebagai upaya untuk minta didoakan kepada beliau-beliau itu agar diberikan petunjuk, dituntun dalam menentukan pilihan yang paling pas,” sambungnya.

Yenny lantas mengatakan bakal membuat keputusan terkait langkah politiknya usai bulan Oktober 2023.”Tapi saya tidak akan mengambil keputusan sampai sesudah bulan Oktober, pokoknya sesudah Oktober baru saya akan mengambil keputusan,” ucapnya.

Karena itu, lanjut Yenny, dia membantah kabar yang mengatakan dirinya telah memutuskan untuk menjadi cawapres salah satu calon. Dia menegaskan baru akan memutuskan soal maju menjadi cawapres selepas bulan Oktober.

“Jadi sekarang kalau santer macam-macam pemberitaan, ini saya tegaskan saya baru akan mengambil keputusan sesudah Oktober. Dengan siapa-siapanya belum, ini baru akan dilihat. Belum ada sama sekali,” tegasnya.

Tawaran itu direspons baik oleh NasDem. Ketua DPP Partai NasDem, Effendi Choiri mengaku pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan Yenny menyambut kesiapannya maju sebagai cawapres.

“Pasti ada, komunikasi dan diskusi harus terus dilakukan,” kata dia. (tim)

Leave a Reply