Settia

Jenderal Hasan Nahkoda Baru Komando Pasukan Khusus

Foto: Brigjen Moh Hasan. (Dok Kopassus).

EDITOR.ID, Jakarta,- Brigadir Jenderal Mohammad Hasan mendapat promosi menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Sosok Jenderal Hasan yang kini masih menjabat sebagai Wakil Danjen Kopassus itu pernah menjabat Komandan Grup A Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Grup A dan menjadi pengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat militer yang juga dosen SESKO AL Asri Hadi menilai kepercayaan yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Brigjen Mohammad Hasan sangat tepat. Pasalnya, jenderal bintang satu yang sebentar lagi bertambah menjadi bintang dua atau Mayor Jenderal ini termasuk sosok tentara yang loyal dan punya integritas tinggi.

Asri Hadi (ist)

“Brigjend TNI Mohammad Hasan adalah putra terbaik dari daerah Sumatra Barat yang meniti karirnya di Kopassus angkatan1993,” ujar Asri Hadi yang juga merupakan tokoh Minang di Jakarta ini kepada EDITOR.ID, Jumat (28/8/2020)

Menurut Asri Hadi pengalaman dan jejak rekam Jenderal Hasan sudah sangat lengkap.

“Beliau pernah menjadi komandan grup A Paspampres, artinya beliau selalu ada didekat Presiden Jokowi adalah pilihan yang tepat mengangkat beliau menjadi Danjend Kopassus pada saat sekarang ini,” papar dosen senior IPDN alumnus Monash University Australia ini.

Hasan merupakan lulusan Akmil 1993. Ia merupakan prajurit infanteri yang mengawali karirnya dari Kopassus.

Begitu lulus dari pendidikan, Hasan bertugas sebagai Komandan Unit Grup 1/Para Komando Kopassus di Serang. Setelah beberapa lama, ia pun kemudian ‘keluar’ markas dan menjadi Komandan Batalyon Infanteri Raider Khusus 114/Satria Musara (2009-2011).

Brigjen Moh Hasan (paling kanan) saat bertugas mengawal Presiden Jokowi (Dok Kopassus).

Brigjen Hasan lalu mendapat kepercayaan memegang teritori sebagai Komandan Kodim 0104/Aceh Timur hingga 2013. Tak lama, ia kembali pulang ke Korps Baret Merah itu. Ia dipercaya menjadi Wakil Asisten Personel Komandan Jenderal Kopassus.

Di tahun yang sama, Brigjen Hasan diangkat Batalyon Infanteri Raider Khusus 114/Satria Musara (2009-2011). Lalu pada 2014, ia kembali bertugas di luar Kopassus menjadi Asrena Paspampres.

Pada tahun 2016, Brigjen Hasan mendapat promosi menjadi Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Ia menjadi pengawal terdekat Presiden Joko Widodo sebab Grup A Paspampres melekat melalukan pengawalan kepada presiden.

Usai menjadi pimpinan Grup A Paspampres pengawal Jokowi, Hasan dipromosikan menjadi Komandan Korem 061/Surya Kencana. Ia lalu ‘pulang kandang’ pada 2019 dengan menjabat sebagai Wadanjen Kopassus.

Baru setahun menjadi Wadanjen, Hasan kembali dipromosikan sebagai Danjen Kopassus. Ia pun menjadi orang nomor 1 special force TNI AD itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *