Isu Reshuffle Edisi Kelima, Benarkah Tujuh Menteri ini Akan Diganti? Siapa Saja Mereka

Berikut daftar 7 nama menteri/anggota kabinet yang dikabarkan akan direshuffle:

Presiden Prabowo Subianto Foto Tangkapan Layar Instagram @Prabowo

Jakarta, EDITOR.ID,- Isu Reshuffle kembali mengemuka. Kabarnya Presiden Prabowo Subianto akan kembali melakukan reshuffle. Jika kabar tersebut terbukti maka reshuffle kali ini sudah edisi yang kelima dilakukan Prabowo untuk mengevaluasi dan membenahi kinerja anak buahnya.

Sejumlah posisi strategis disebut berpotensi mengalami perubahan, termasuk kursi Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Kabar yang beredar ada 7 nama yang kemungkinan akan diganti dan digeser dari posisinya.

Kabar reshuffle kabinet ini diwartakan Tribun pada Selasa (27/1) dan disebut santer terdengar akan berlangsung pada Februari mendatang. Dalam isu yang beredar di berbagai media, Menlu Sugiono disebut akan dipromosikan menjadi Menko PMK, sementara Pratikno yang saat ini menjabat Menko PMK dikabarkan akan digeser menjadi penasihat presiden.

Selain Menlu Sugiono dan Menko PMK Pratikno, dalam isu reshuffle awal 2026 ini ada sejumlah nama masuk bursa calon menteri dan sejumlah menteri lainnya dikabarkan akan diganti. Siapa sajakah mereka?

Berikut daftar 7 nama menteri/anggota kabinet yang dikabarkan akan direshuffle:

1. Menteri Luar Negeri

Salah satu pos yang diisukan dirombak adalah Menteri Luar Negeri (Menlu). Kabar yang beredar Menlu Sugiono akan diganti. Nama paling kuat yang bakal menggantikannya adalah keponakan Presiden Prabowo, Budi Djiwandono.

Lalu apa tanggapan Sugiono dikabarkan akan kena reshuffle?

Sugiono merespons lewat senyum saat ditanya terkait isu reshuffle kabinet yang mencuat kembali. Dia mengaku belum mendengar kabar tersebut.

“Saya baru dengar,” kata Sugiono di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

2. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)

Menlu Sugiono bakal digeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang sebelumnya dijabat Pratikno.

3. Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono

Sakti Wahyu Trenggono dikabarkan juga akan digeser. Politisi dan pengusaha asal Jawa Tengah, Indonesia ini diangkat Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) di Kabinet Indonesia Maju dan kembali diangkat pada jabatan yang sama oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabinet Merah Putih.

Ia sempat menjadi bendahara Partai Amanat Nasional dari 2009 sampai sekitar tahun 2013. Ia menjadi bendahara tim pemenangan Joko Widodo semenjak Jokowi berkiprah di Solo sebelum akhirnya maju ke Jakarta dan tingkat nasional sebagai presiden.

4. Kepala KSP Muhammad Qodari

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari juga dikabarkan akan diganti. Qodari mengungkapkan, keputusan reshuffle menteri Kabinet Merah Putih berada di tangan Prabowo. “Hanya presiden dan Tuhan yang tahu,” kata Qodari kepada wartawan di kantor Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Jakarta, Rabu.

Menurut Qodari, salah satu kriteria pejabat yang reshuffle adalah kinerja. Namun, dia enggan mengungkap lebih spesifik kinerja yang dimaksud.

“Yang pasti begini, presiden kalau bicara reshuffle pasti kriterianya adalah kinerja, pencapaian target-target. Dan itu semua dipantau oleh presiden setiap hari. Setiap hari,” kata Qodari.

5. Menkominfo Meutya Hafid

Salah satu rumor yang beredar adalah adanya pergantian di kursi Menteri Komunikasi dan Digital. Meutya Hafid, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Komdigi, dikabarkan masuk dalam daftar menteri yang akan diganti.

Isu yang berkembang menyebutkan bahwa posisi strategis yang mengurusi infrastruktur digital dan komunikasi negara ini akan diisi oleh Angga Raka Prabowo.

6. Menteri HAM Natalius Pigai

Nama Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai juga masuk dalam isu reshuffle kabinet merah putih Presiden Prabowo Subianto. Pria kelahiran lahir 25 Desember 1975 ini merupakan salah seorang dari 11 anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2012–2017.

Sejak masa mahasiswa, Pigai aktif di organisasi kepemudaan, antara lain sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Irian Jaya Yogyakarta dan Ketua Bidang Penelitian & Pengembangan PMKRI (1997–1999).

Pengalaman tersebut memperkuat komitmennya pada perjuangan hak-hak masyarakat marginal.

Kariernya di pemerintahan dimulai sebagai Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (1999–2004), kemudian sebagai Peneliti Bidang Migrasi Internal dan Internasional di Depnakertrans (2005–2012).

Pada periode 2012–2017, ia menjabat sebagai anggota Komnas HAM, di mana dikenal vokal memperjuangkan hak masyarakat adat dan menegakkan prinsip keadilan.

7. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri

Menpar, Widiyanti Putri Wardhana diisukan akan dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto. Adapun Widiyanti merupakan menteri terkaya di Kabinet Merah Putih dengan total harta mencapai lebih dari Rp5,4 triliun.

Masuk Bursa Kabinet

Selain beredar nama menteri/anggota kabinet yang dikabarkan akan direshuffle, ada pula nama-nama yang dikabarkan akan masuk menjadi anggota kabinet.

Berikut daftarnya:

Budisatrio Djiwandono (Menlu)

Budi Djiwandono adalah Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang juga mitra Kementrian Luar Negeri. Pendidikannya banyak dihabiskan di luar negeri. Budi lulus pendidikan SMA di Berkshire School, Amerika Serikat, sebelum meraih gelar Sarjana S1 dalam bidang Government & International Relations dari Clark University, Amerika Serikat.

Pendidikan yang ia tempuh di luar negeri memberikan wawasan global dan memperkaya perspektifnya dalam bidang pemerintahan dan hubungan internasional.

Angga Raka Prabowo (Menkominfo)

Angga Raka Prabowo saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom). Sosoknya dikenal sebagai loyalis yang memiliki rekam jejak kuat dalam mengelola narasi komunikasi politik. Angga juga mampu menterjemahkan visi Presiden Prabowo.

Jika pergantian ini benar-benar terjadi, hal ini disinyalir sebagai upaya pemerintah untuk melakukan akselerasi dalam transformasi digital yang menjadi salah satu pilar utama visi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran.

Juda Agung Kandidat Kuat Wamenkeu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya telah buka suara soal sosok yang akan menggantikan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan. Thomas sudah terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Komisi XI DPR RI, Senin (27/1/2026).

Menurut Purbaya, Juda Agung merupakan calon terkuat untuk menjadi Wamenkeu. Purbaya tak menampik adanya isu tukar guling jabatan, Thomas menjadi Deputi Gubernur BI dan Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan.

“Kelihatannya. Saya sudah ketemu dengan beliau (Juda) dan kelihatannya dia calon, salah satu calon yang kuat,” kata Purbaya saat ditemui di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Juda Agung sendiri dikenal sebagai seorang ekonom senior dan bankir sentral yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2022–2027.

Sebelum menduduki posisi strategis tersebut, ia meniti karier panjang di Bank Indonesia sejak tahun 1991 dan sempat memegang berbagai jabatan krusial, seperti Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial serta Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF) mewakili South-East Asia Voting Group.

Lulusan doktor dari University of Birmingham ini dikenal memiliki keahlian mendalam di bidang kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, dan pengembangan ekonomi hijau.

Budisatrio: Masih Tetap Bertugas di Komisi I DPR

Nama Budisatrio Djiwandono ikut mencuat setelah Utut Adianto melontarkan pernyataan bernada canda yang menyiratkan Budi akan beralih dari legislatif ke eksekutif.

Pernyataan tersebut memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan penunjukan Budi sebagai menteri atau pejabat setingkat menteri.

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menegaskan jika dirinya masih tetap bertugas di Komisi I DPR RI sebagai salah satu pimpinan.

Hal itu ditegaskan Budi menanggapi kabar dirinya disebut bakal menjadi bagian eksekutif atau pemerintahan di Kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Legislator Gerindra itu mengaku tak mengerti mengapa dirinya bisa dikabarkan akan meninggalkan DPR dan menjadi bagian eksekutif.

“Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut (Utut Adianto–Ketua Komisi I DPR). Tugas kita tetap sekarang di Komisi I,” kata Budi ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Dia menegaskan, dirinya masih fokus terhadap tugas sebagai Pimpinan Komisi I DPR.

Reshuffle Edisi Kelima

Kalau ini terjadi, artinya Prabowo melakukan 5 kali reshuffle terhitung sejak dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu. Sepanjang tahun 2025 lalu tercatat sudah 4 kali Prabowo reshuffle kabinet dengan berbagai alasan mulai dari pergantian menteri hingga penataan ulang struktur pemerintahan.

Tidak hanya posisi menteri dan wakil menteri, Prabowo juga melakukan pergantian sejumlah kepala lembaga.

Berikut daftarnya:

1. Edisi Pertama 19 Februari 2025

Prabowo melakukan perombakan pertama Kabinet Merah Putih pada 19 Februari 2025. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dicopot dan diganti oleh Brian Yuliarto.

Selain melantik Brian Yuliarto, Prabowo juga melantik sejumlah pimpinan badan, yaitu Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Daftar reshuffle pertama:

Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek mengganti Satryo Brodjonegoro
Muhammad Yusuf Ateh diangkat sebagai Kepala BPKP
Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP
Amalia Adininggar Widyasanti dan Sonny Harry Budiutomo
Harmadi dilantik sebagai Kepala dan Wakil Kepala BPS
Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN

2. Edisi Kedua 8 September 2025

Presiden Prabowo melakukan reshuffle besar di lima kementerian strategis pada September 2025. Momen tersebut terjadi setelah gelombang demo besar-besaran terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Agustus 2025.

Daftar reshuffle kedua:

Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan
Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
Ferry Joko Yuliantono menggantikan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi
Mochamad Irfan Yusuf dilantik menjadi Menteri Haji dan Umrah
Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah
Budi Gunawan dicopot sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam)
Dito Ariotedjo dicopot sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)

3. Edisi Ketiga pada 17 September 2025

Pada bulan September 2025, Prabowo kembali melantik sejumlah nama. Reshuffle ketiga ini dilakukan Prabowo pada 17 September 2025. Termasuk pelantikan tiga menteri dan tiga wakil menteri.

Daftar reshuffle ketiga:

Djamari Chaniago menggantikan Budi Gunawan sebagai Menko Polkam
Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora
Afriansyah Noor dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan
Rohmat Marzuki dilantik sebagai Wakil Menteri Kehutanan
Farida Farichah dilantik sebagai Wakil Menteri Koperasi
Angga Raka Prabowo menggantikan Hasan Nasbi sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Muhammad Qodari menggantikan AM Putranto sebagai Kepala Staf Kepresidenan
Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian
Nanik Sudaryati Deyang dan Sonny Sanjaya dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Sarah Sadiqa dilantik sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

4. Edisi Keempat pada 8 Oktober 2025

Pada 8 Oktober 2025, Prabowo melantik sejumlah pejabat di Istana Kepresidenan. Antara lain dua wakil menteri, yaitu Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).

Selain itu, di saat yang sama Prabowo melantik Duta Besar untuk negara sahabat, asisten khusus, hingga Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN.

Daftar reshuffle keempat:

Akhmad Wiyagus dilantik sebagai Wamendagri
Benyamin Paulus Octavianus dilantik sebagai Wamenkes
Dirgayuza Setiawan dilantik sebagai Asisten khusus presiden bidang komunikasi dan analisa kebijakan
Agung Gumilar Saputra dilantik sebagai Asisten khusus presiden bidang analisa data strategis
Dony Oskaria dilantik sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN
Aminudin Maruf dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN
Teddy Barata dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN. ***

Leave a Reply