Isi Tas Cawapres akan Tentukan Kemenangan Capres di Pilpres 2024

Mendasarkan persaingan ketat para capres tersebut, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengungkapkan sosok calon wakil presiden atau cawapres menjadi faktor variabel yang paling menentukan pada Pilpres 2024.

Jakarta, EDITOR.ID,- Sejak PDI Perjuangan pada hari Jumat 21 April 2023 mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bakal Calon Presiden (Capres) yang akan diusung partainya, nama Capres di Pilpres 2024 sudah final. Ada tiga calon yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Pertama, Prabowo Subianto yang akan diusung Partai Gerindra dan PKB. Kedua, Anies Baswedan yang akan diusung Partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat. Dan ketiga, Ganjar Pranowo yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan PPP.

Berdasarkan hasil survei selama tiga tahun terakhir, ketiga nama itu selalu menempati tiga besar. Prabowo dan Ganjar bersaing ketat di urutan pertama dan kedua. Kemudian capres Anies Baswedan yang selalu menempati urutan ketiga.

Namun persaingan diantara ketiga capres ini akan ketat. Pasalnya dari hasil survei dari beberapa lembaga, elektabilitas ketiga tokoh tersebut masih sangat kuat, kompetitif dan tipis selisihnya.

Tidak ada capres dengan elektabilitas unggul jauh di atas angka psikologis 30 persen. Elektabilitas capres yang unggul pun masih dalam rentang margin of error.

Dan masih ada jumlah persentase besar dari responden yang masih belum menetapkan pilihannya. Artinya, masyarakat masih bisa merubah dukungannya terhadap capres.

Mendasarkan persaingan ketat para capres tersebut, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengungkapkan sosok calon wakil presiden atau cawapres menjadi faktor variabel yang paling menentukan pada Pilpres 2024.

“Dengan demikian, maka cawapreslah menjadi kunci kemenangan. Dinamika elektoralnya tidak terlalu terpaut jauh, bahkan pernah Prabowo menyalip Ganjar, Anies pernah menyalip Prabowo, dan Anies pernah menyalip Ganjar dan Prabowo dan seterusnya,” kata Pangi dalam keterangannya, Kamis (11/6/2023).

Ipang -panggilan akrabnya- mengungkap ketersediaan isi tas (modal logistik kampanye) cawapres akan menjadi salah satu faktor untuk mendukung pemenangan di kontestasi Pilpres 2024. Karena biaya maju pilpres sangat besar.

Oleh karena itu, Ipang menyebut sosok cawapres akan menentukan dalam mendongkrak elektabilitas capresnya.

Menurut Ipang, cawapres berfungsi sebagai doping politik. Dia meyakini kesalahan memilih cawapres akan berefek pada capres.

Lebih lanjut Pangi mengatakan setidaknya terdapat tiga kriteria penting dalam penentuan cawapres.

Pertama ialah elektabilitas. Kedua ialah dukungan partai politik. “Dan ketiga, ketersediaan isi tas (modal logistik kampanye), sebab biaya pilpres high cost,” ujar pengamat politik ini sebagaimana dilansir dari jpnn.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *