Cerita Dibalik Dua Pria Masturbasi di Bus Trans Jakarta, Pelaku Menangis Disoraki Penumpang

Terungkap 2 Pria Masturbasi di Bus Transjakarta Ternyata Baru Kenal 3 Hari dan Sudah Janjian

Ilustrasi Foto Kompasiana

Jakarta, EDITOR.ID,- Penumpang Bus Trans Jakarta dikejutkan oleh ulah dua pria melakukan masturbasi secara terbuka di dalam bus. Bahkan penumpang wanita sempat menjerit jijik mendengar adanya peristiwa tersebut. Penumpang pun penasaran dan membawa pelaku ke petugas keamanan.

Cerita dibalik masturbasi kedua pria ini sangat aneh. Mereka berdua berani-beraninya berbuat asusila di muka umum. Tanpa rasa malu mereka “memainkan alat” nya ditengah padatnya penumpang bus. Ujungnya dua pria berinisial HW dan FTR langsung ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Diketahui, kedua tersangka melakukan masturbasi di dalam bus Transjakarta rute 1A (Balai Kota–Pantai Maju) pada Kamis (15/1/2026) malam.

Aksi tak pantas keduanya akhirnya diketahui sejumlah penumpang yang berujung pada penangkapan.

Kejadian itu terekam dalam video yang diunggah akun @jkt.fyp. Dalam video dijelaskan bahwa penumpang pria tersebut sedang melakukan masturbasi di dalam bus Transjakarta yang sedang penuh dengan penumpang.

Sejumlah penumpang yang menyadari tindakan pelaku kemudian memberikan teguran dan langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas Transjakarta yang sedang bertugas.

Terdengar juga penumpang dari dalam bus sempat menyoraki pelaku yang diduga menangis saat ditangkap.

Kenalan dan komunikasi di medsos

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengungkapkan, kedua tersangka berkenalan dan menjalin komunikasi di media sosial (medsos) sebelum tertangkap melakukan masturbasi di dalam bus Transjakarta.

“Pelaku HW dan FTR kenal dan komunikasi melalui medsos,” katanya sebagaimana dilansir dari Kompas.com, Minggu (18/1/2026).

Seno menambahkan, kedua pelaku baru saling mengenal sampai akhirnya rutin berkomunikasi.

“Dari pengakuan tiga hari (kenal sebelum kejadian),” ujar Seno.

Sudah janjian

Seno menjelaskan, kedua tersangka sudah janjian untuk pulang bersama menaiki bus Transjakarta sampai akhirnya melakukan tindakan asusila.

“Saat itu janjian pulang bareng di Halte Busway PIK,” katanya.

Kemudian FTR melakukan masturbasi terhadap HW hingga mengeluarkan cairan yang kemudian mengenai pakaian seorang penumpang perempuan.

“Satu pelaku memasturbasikan kelamin pelaku kedua sehingga kemudian cairannya terkena korban,” ujarnya.

Korban awalnya merasakan ada cairan di bagian belakang pakaiannya dan sempat mengira cairan tersebut berasal dari pendingin udara di dalam bus.

Aksi kedua pelaku akhirnya dipergoki oleh penumpang lain yang menyadari adanya kejanggalan.

“Situasi berubah ketika salah satu penumpang lain menyadari adanya kejanggalan dan berteriak, sehingga menarik perhatian penumpang lainnya,” ucap Seno.

Setelah itu, korban baru menyadari bahwa dirinya menjadi korban dugaan tindakan asusila.

Leave a Reply