BGN Tolak Hentikan Puluhan Dapur MBG yang Dikuasai Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel

Puluhan dapur MBG ini dikuasai Yasika Aulia Ramadhani, anak dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud. Badan Gizi Nasional menolak menghentikan penguasaan hanya dapur pada satu orang itu.

Wakil Ketua BGN Nanik S Deyang (Kiri) dan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) (Kanan)

Jakarta, EDITOR.ID,- Heboh satu orang menguasai puluhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi sorotan publik. Puluhan dapur MBG ini dikuasai Yasika Aulia Ramadhani, anak dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud. Badan Gizi Nasional menolak menghentikan penguasaan hanya dapur pada satu orang itu.

Yayasan yang dipimpin Yasika mengelola 41 Dapur MBG yang tersebar di Kota Makassar, Pare-Pare, Kabupaten Bone, hingga Gowa.

Enam belas unit berada di Kota Makassar, tiga di Parepare, dua di Gowa, serta sepuluh unit baru di Kabupaten Bone yang baru saja diresmikan.

Masih ada tiga dapur tambahan yang sedang dalam proses penyelesaian di beberapa kecamatan di Bone.

Yasika menyampaikan data tersebut saat meresmikan salah satu dapur di Jalan Merdeka, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone pada Jumat (14/11/2025).

Yasika merupakan anak dari Wakil Ketua II DPRD Sulsel Yasir Machmud bersama Andi Tenri Engka.

BGN Tak Akan Hentikan Puluhan Dapur yang Dikuasai Anak DPRD, Tak Ada Pemerataan?

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, menegaskan pihaknya tidak akan menghentikan operasional 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yasika Aulia Ramadhani, anak dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud.

Nanik berdalih puluhan SPPG itu telah berjalan dan dikhawatirkan mengganggu distribusi Makan Bergizi Gratis.

“Ya enggak lah (dihentikan). Kan (SPPG) sudah jalan, masa dihentikan? Nanti gimana anak-anak yang terima manfaat,” ujar Nanik seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negata, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).

Nanik meminta masyarakat tak lagi mempermasalahkan kasus di Sulawesi Selatan. Sebab, ia menilai kasus itu telah terjadi beberapa waktu lalu.

Kata dia, BGN kini hanya memprioritaskan penerima MBG se-Indonesia. Di satu sisi, Nanik mengatakan, BGN akan mengevaluasi dan memperketat pendaftaran yayasan mitra untuk SPPG.

Anak Wakil Ketua DPRD Kuasai 41 Dapur SPPG

Yasika Aulia Ramadhani, anak dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud menguasai 41 dapur MBG jadi perbincangan publik. Netizen memprihatinkan sikap pemerintah dan BGN yang tidak adil dan merata dalam memberikan kesempatan rakyat membuka dapur MBG. Tujuannya agar rakyat bisa ikut bekerja dalam rangka memperbaiki ekonominya yang sekarang ini sulit buka usaha.

Dalam unggahan akun @MariaAlkaff di sosial media X,Yasika diduga menjadi Pembina Yayasan Yasika Group, dan membawahi 41 SPPG yang tersebar di berbagai daerah di Sulsel.

Bahkan, Yasika Group diduga kembali memperluas jangkauan dengan meluncurkan 10 dapur SPPG baru di Kabupaten Bone, Jumat (14/11/2025).

Berdasarkan postingan tersebut, acara peresmian itu, dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Machmud,, serta tamu undangan lainnya.

Sementara, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan respons atas hal tersebut. Kata Dadan, BGN tidak mengenal siapa yang mengajukan Yasika Group sebagai pengelola SPPG MBG.

“BGN tidak kenal siapa yang ajukan karena berbasis portal dengan mengedepankan profesionalisme dan kelengkapan dokumen,” kata Dadan sebagaimana dilansir dari Tirto, Senin (17/11/2025).

Terlebih, kata Dadan, BGN juga telah melakukan pembatasan jumlah SPPG tiap satu Yayasan, kecuali untuk SPPG yang melekat pada sebuah institusi.

Dia juga menyebut bahwa BGN terbantu dengan percepatan pembentukan SPPG untuk mempercepat pemenuhan hak anak Indonesia atas penerimaan gizi yang seimbang. ***

Leave a Reply