Jakarta, EDITOR.ID,- Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pemegang modal Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Kantor Berita ANTARA memberhentikan Akhmad Munir dari jabatan Direktur Utama. Sebagai penggantinya, mengangkat wartawan senior Benny Butar-Butar.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama ANTARA, Benny Butar-Butar sempat menduduki posisi sebagai Deputi I Bidang Komunikasi di Badan Komunikasi Pemerintah.
Menurut sumber terpercaya pemberhentian nama-nama jajaran Direksi lama dan penggantian jajaran direksi baru tertuang dalam Surat keputusan Badan Pengaturan BUMN. Berikut daftar direksi ANTARA yang diganti :
1, Akhmad Munir diberhentikan dari jabatan Direktur Utama ANTARA digantikan oleh Benny Butar-Butar.
2, Irfan Junaedi diberhentikan dari jabatan Direktur Pemberitaan dan kini digantikan oleh Virgandi Prayudantoro
3, Jaka Sugiyanta diberhentikan dari jabatan Direktur Komersiil, Pengembangan Bisnis dan Teknologi Informasi diganti oleh Rachmat Hidayat.
Profil Benny Butar-Butar
Benny Butar-Butar memulai karir sebagai jurnalis di Kantor Berita Antara selepas lulus dari Universitas Indonesia. Pengalamannya menjadi wartawan dimulai dari penugasan pertamanya di desk kriminal.
Masuk Antara sebagai wartawan pemula di tahun 1992 hingga puncaknya pada tahun 2014 saat dirinya menduduki posisi Manager Pemberitaan Internasional.
Selama di Antara, Benny sudah kenyang asam garam dalam peliputan, mulai dari meliput Perang Bosnia, peliputan di Timor Leste, dan kemudian dipercaya ke Jepang dari tahun 2006-2008 untuk menjabat sebagai Kepala Biro Antara di Tokyo.
Baginya, pencapaian terbaik selama menjadi wartawan saat dirinya bisa mewawancarai seorang kepala negara ditempat dirinya bertugas.
Benny pernah mewawancarai Perdana Menteri Jepang tahun 2007 saat menjadi Kepala Biro Antara di Tokyo. Saat itu PM nya adalah Fukuda.
Benny berpendapat sebutan wartawan tak akan lepas dari dirinya, dimanapun berada walau sudah tak lagi meliput, bisa dikatakan kemampuan jurnalistik adalah passion tersendiri.
Kala menjadi wartawan pemula, penugasan di desk kriminal adalah tempaan yang tidak pernah ia lupakan. Benny merasa mendapat banyak ilmu dan pengalaman dari seniornya yang pernah memberi nasehat jika kamu harus bangga ditugaskan di desk kriminal, soalnya desk ini bisa mengajarkan banyak hal.
Selama menjalani aktivitas sebagai jurnalis di Antara, selama tujuh tahun dari 2010 Benny juga mengajar di salah satu universitas swasta nasional.
Tahun 2014 menjadi momen penting karirnya, kala itu Benny di tarik ke Citilink setelah menyatakan pensiun dini dari Antara. Kemudian pada 2015-2017 dirinya ditarik ke Garuda Indonesia dan sejak Mei 2017 kembali ke Citilink yang telah membesarkan namanya.
Menjadi seorang VP Corporate Communication sebenarnya tidak ada dalam impian Benny sejak awal. Namun setelah bergabung di Citilink, dirinya sadar untuk berbagi tentang dunia media ke lingkungan corporate communication, baik di Garuda Indonesia maupun Citilink.
Menurutnya media adalah tempat untuk merealisasikan sebuah berita dan juga bisa menjadi partner yang baik dalam sebuah pemberitaan.
Ayah dari dua anak perempuan ini tak pernah merasa berada diatas, melainkan tetap menyamakan dirinya dengan yang lain. Pria kelahiran Jakarta, 10 Juli 1968 ini juga menegaskan passion terbesarnya adalah menjadi wartawan yang menulis segala hal. Dia berpesan bagi wartawan untuk terus mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai seminar, sebab dengan ikut banyak seminar pengetahuan akan terus bertambah.
Nama : Benny Butarbutar, M.Si.
Pendidikan :
Magister Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia 2004 – 2006
Pengalaman Profesional
Sekretaris Jenderal PERHUMAS Desember 2020-Sekarang
Penasehat Senior Hubungan Media dan Komunikasi Perum BULOG Januari 2019-Sekarang
Staf Pengajar Senior dan Penasehat Komunikasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya 2018 – Sekarang
Senior Lecturer di LSPR Communication and Business Institute 2015 – Sekarang
Publikasi / Research:
“Ketika Perawat Indonesia Mulai Diterima Masyarakat Jepang” ANTARA · Jan 8, 2009
“Garuda Indonesia – Company Profile” Garuda Indonesia · Jan 24, 2017. ***












