EDITOR.ID, Bandung – Pembangunan kota pelabuhan Patimban di Subang dan Aerocity BIJB di Majalengka, perlu modal dari investor asing.
Hal ini diungkapkan legislator DPRD Jabar, Hasbullah dari Fraksi PAN, bahwa jika mengejar target dari pembangunan pelabuhan Patimban dan BIJB khususnya dari sisi kota pelabuhan dan Aerocity, itu perlu investor luar.
“Saya melihat jika Pemprov Jabar mengandalkan modal dari PAD (pendapatan asli daerah) sangat sulit, bahkan target dua tahun pun tidak akan tercapai,” papar Hasbullah, Sabtu 19 Maret 2022.
Hasbullah menegaskan, bahwa BIJB dan Patimban menjadi proyek strategis nasional, namun pembangunan bagi pendukung dua aset bangsa itu menjadi tanggung jawab Pemprov Jabar.
“Pembangunan kota pelabuhan dan Aerocity itu bebannya APBD provinsi Jawa Barat,” paparnya.
Dengan situasi saat ini, pemprov harus membuka peluang investasi dari luar.
“Saya percaya kang Emil sebagai Gubernur Jabar ini punya kapasitas dalam hal lobi-lobi ke luar negeri, insha Allah pembangunan kota pelabuhan Patimban dan Aerocity BIJB bisa terlaksana sesuai waktu dan target yang ditentukan,” paparnya.
(Adikarya Parlemen DPRD Jabar)












