Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Budi Santosa menyatakan terdapat tiga desa di dua kecamatan yang terkena dampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12) sore.
Ketiga desa tersebut yakni Desa Supiturang dan Desa Curah Koboan yang ada di Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro.
Sejauh ini, beberapa rumah di Desa Curah Koboaan tertutup abu vulkanik. Kemudian Jembatan Gladak Perak yang menjadi penghubung ke beberapa daerah di Lumajang putus.
“Jembatan Gladak Perak Desa Curah Koboan putus, beberapa lokasi tidak bisa diakses melalui Lumajang dan alternatif memutar melalui Malang, beberapa rumah di Desa Curah Koboaan tertutup abu vulkanik,” ungkap Budi dalam keterangan tertulis.
Budi mengatakan korban jiwa terdampak erupsi sejauh ini masih dalam pendataan.
Budi menuturkan BPBD Jatim telah mengirim 25 personil ke lokasi terdampak erupsi.
Lalu pihaknya bersama BPBD Lumajang telah mempersiapkan langkah-langkah untuk evakuasi.
“Agen Bencana Prov. Jatim, TRC BPBD Jatim, dan TRC PB BPBD Kabupaten Lumajang menuju lokasi untuk assesment dan melakukan evakuasi warga di sekitar Gunung Semeru,” jelasnya.












