EDITOR.ID, Bandung – Kilang Minyak Balongan RU VI yang berada di Indramayu, terbakar pukul 00.40 wib Senin (29/3) dinihari.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah desa dibelakang kilang tersebut, dikosongkan sejak kebakaran terjadi Senin dinihari.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago menjelaskan sejak kilang terbakar Senin dinihari, masyarakat disekitar lokasi kilang sudah dievakuasi.
“Pagi ini Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri sudah berada dilokasi, memantau proses pemadaman, dan memberikan suport moril secara psikologis kepada warga desa dibelakang kilang yang terbakar,” jelasnya, Senin (29/3) saat dihubungi.
Kabid Humas menambahkan, saat ini warga diungsikan ke sejumlah lokasi di Indramayu.
“Ada yang di pendopo Indramayu, di komplek Pertamina Bumi Patra Indramayu lokasi pengungsiannya,” jelasnya.
Proses evakuasi sejak semalam, dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Indramayu, Brimob Detasemen C Cirebon, Pol Airud, Kodim 0616 Indramayu, Batalyon Arhanudse Cirebon, Korem 063 Sunan Gunungjati.
Situasi pagi ini, ditambahkan Kabid Humas api sudah mulai berkurang.
“Api yang membakar sudah mulai berkurang, namun tetap masyarakat dilarang mendekat ke area kilang dengan jarak aman radius 2 km,” paparnya.
Kilang minyak Balongan terbakar Senin 29 Maret dinihari, dalam video yang beredar, tampak terdengar suara gemuruh api dan suara ledakan.
Pihak Pertamina RU VI Balongan Indramayu, sudah melakukan proses pemadaman sesuai Proses yang diterapkan saat terjadi kebakaran kilang.












