Kamar Mewah Lapas Cibinong Disidak: AC, TV & Kasur Empuk Lenyap dalam Semalam!

Screenshot video perbandingan rekaman tersembunyi sel mewah vs kondisi sel yang sudah diacak-acak/dibersihkan petugas. Springbed empuk, AC dingin, sampai TV layar datar—beginilah fasilitas 'hotel bintang lima' yang dinikmati napi kelas atas di Lapas Cibinong sebelum disidak. Tapi lihat bedanya sekarang! Hanya dalam hitungan jam setelah tim gabungan turun, semua fasilitas mewah ini mendadak hilang tanpa sisa. Penasaran seperti apa penampakan lengkap sebelum dan sesudah disidak?

CIBINONG, BOGOR, EDITOR .ID — Pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong kembali menjadi sorotan publik usai beredarnya rekaman kondisi sel tahanan yang diduga mendapat perlakuan istimewa. Kamar yang dihuni oleh narapidana kasus berskala besar (napi kakap) tersebut tampak dilengkapi berbagai fasilitas mewah yang jauh dari standar sel tahanan pada umumnya.

Dalam rekaman visual sebelum disidak, kamar yang disebut-sebut sebagai fasilitas “VVIP” ini terlihat bersih dan luas. Ruangan tersebut dilengkapi dengan pendingin udara (AC), televisi layar datar, kasur springbed berukuran besar, lemari kayu eksklusif, hingga kamar mandi pribadi yang bersih. Tak hanya itu, tersedia pula stopkontak tambahan dan perangkat elektronik yang seharusnya dilarang keras berada di dalam blok hunian narapidana.

Namun, pemandangan kontras terlihat pada rekaman visual sesudah disidak. Setelah tim gabungan dari Kementerian Hukum dan HAM serta aparat penegak hukum menggelar inspeksi mendadak, seluruh barang mewah tersebut dilucuti.

Kasur empuk berganti dengan alas tidur standar, pendingin udara dan televisi telah dibongkar, serta aliran listrik ilegal diputus total. Ruangan yang tadinya menyerupai kamar hotel itu kini kembali ke bentuk aslinya: dinding semen tanpa hiasan, jeruji besi dingin, dan perlengkapan seadanya sesuai standar aturan pemasyarakatan.

Pihak otoritas pemasyarakatan menegaskan akan melakukan investigasi internal secara menyeluruh guna menindak tegas oknum petugas lapas yang diduga bermain dan memfasilitasi masuknya barang-barang terlarang tersebut. (*)

Leave a Reply