Jakarta, EDITOR.ID,- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Agama KH Nasarudin Umar mencuri perhatian publik. Keduanya menjadi menteri paling disukai berdasarkan hasil survei terbaru Poltracking Indonesia terbaru. Purbaya bersama Nasarudin jadi menteri dengan penilaian kepuasan publik tertinggi selama satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Kepuasan publik terhadap Menkeu Purbaya dilihat dari sikap tegasnya terhadap anak buahnya yang nakal. Baru menjabat beberapa minggu, Purbaya langsung tancap gas. Ia dikenal banyak membuat kebijakan pro rakyat, pemberani, kritis untuk jujur dan transparan.
Sejumlah kebijakan dan pernyataannya membuat kagum masyarakat. Diantaranya Purbaya membatalkan kenaikan pajak yang membebani rakyat kecil, baik pajak PPn, Cukai Rokok hingga pajak transaksi online. Purbaya berani membongkar harga keekonomian BBM Subsidi Pertalite yang “hanya” Rp5.600,-, tapi dijual ke masyarakat mahal.
Gaya Purbaya juga dikenal koboi, suka ceplas ceplos tapi statementnya cerdas dan penuh logika. Menariknya meski punya jabatan tinggi dan mentereng sebagai Menteri Keuangan, Purbaya dikenal sederhana. Ia tak segan-segan mengajari anak buahnya makan di warung kaki lima tanpa rasa canggung.
Dibanding menteri sebelumnya, Purbaya juga berhemat dengan mengurangi bepergian ke luar negeri untuk hal yang tak bermanfaat.
Hal inilah yang membuat Purbaya Yudhi Sadewa dinilai sebagai salah satu menteri dengan tingkat kepuasan publik tertinggi di Kabinet Merah Putih dalam evaluasi satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Tak hanya Purbaya, publik juga kagum dengan kepemimpinan KH Nasarudin Umar sebagai Menteri Agama. Sosok Nasarudin sangat dikenal sederhana, rendah hati, memiliki adab dan budaya santun yang tinggi. Selain itu Kiai Nasarudin mampu menjaga keberagaman di tanah air.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, Purbaya menjadi menteri dengan penilaian kepuasan publik tertinggi bersama Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar sebagaimana hasil survei terbaru Poltracking Indonesia terbaru.
“Sebanyak 11,0 persen responden mengaku sangat puas kepada Menkeu Purbaya dan 50,2 persen mengaku cukup puas, sehingga total tingkat kepuasannya mencapai 61,2 persen,” ujar Hanta Yuda dalam konferensi pers daring, Minggu (19/10/2025).
“Sedangkan Nasaruddin Umar meraih total kepuasan 65,7 persen, dengan rincian 10,8 persen sangat puas dan 54,9 persen cukup puas,” tambahnya.
Adapun survei itu dilakukan untuk memotret kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah genap satu tahun menjabat pada 20 Oktober 2025.
Selain kedua nama tersebut, Erick Thohir yang kini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) juga memperoleh penilaian positif dari publik dengan angka kepuasan 63,5 persen.
“Kemudian nama Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet (Seskab) mendapat nilai kepuasan total 58,1 persen,” ucap Hanta.
Sementara itu, hasil survei juga mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mencapai 78,3%. Adapun 19,2% responden menyatakan tidak puas, dan 2,5% lainnya memilih tidak menjawab.
“Responden yang puas total 78,3% terdiri dari 9,7% sangat puas dan 68,6% cukup puas. Sedangkan 19,2% adalah gabungan dari 17,5% yang merasa kurang puas dan 1,7% yang tidak puas,” jelas Hanta.
Lebih lanjut, dari kelompok responden yang puas terhadap Prabowo, 22,9% menyebut alasan utama karena kepemimpinan Presiden yang tegas, berani, dan bertanggung jawab.
Sebanyak 13,4% menilai bantuan sosial pemerintahan bermanfaat, sedangkan 11,4% menilai Prabowo dekat dengan rakyat dan membela kepentingan masyarakat kecil.
“Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang lebih baik menjadi alasan keempat dengan 9,2% suara, sedangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menempati posisi kelima dengan 8,2%,” pungkas Hanta.
Sebagai informasi, survei Poltracking dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia. Survei menggunakan metode wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih, dengan margin of error ±2,9% dan tingkat kepercayaan 95%. ***












