Jakarta, EDITOR.ID,- Presiden RI Prabowo Subianto benar-benar tanpa kenal lelah. Meski baru menginjakkan kaki di tanah air sepulang kunjungan ke empat negara, Prabowo langsung memanggil dan memimpin rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Minggu (28/9/2025).
Padahal Prabowo baru saja tiba di Tanah Air pada Sabtu (27/9/2025) dari kunjungan ke empat negara, yakni Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda.
Berdasarkan keterangan Biro Pers, Senin (29/9/2025), rapat berlangsung selama kurang lebih dua jam dan membahas sejumlah program prioritas. Salah satunya pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Salah satu yang menjadi pembahasan utama adalah mengenai Program Makan Bergizi Gratis, terkait langkah terbaik dan beberapa evaluasi agar program ini dapat berjalan baik sesuai dengan yang direncanakan dan tepat sasaran,” tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Seskab Teddy juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo secara langsung memberikan arahan detail dan teknis dalam rapat tersebut.
“Presiden Prabowo memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat detail, bahkan sangat teknis, misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan, prosedur, terutama masalah kebersihan,” tuturnya.
Sebagai informasi, sejak Januari hingga 25 September 2025, ada 5.914 penerima manfaat MBG yang mengalami insiden usai menyantap menu makanan. Bahkan pada bulan
September saja, setidaknya ada 2.210 orang yang menjadi korban, mulai dari siswa hingga guru.
Selain MBG, Seskab Teddy menyebut, program ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, energi, program Desa Nelayan, Koperasi Desa hingga pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.
Menurut Seskab Teddy, Kementerian Pertanian bersama Kepala Bulog dalam rapat tersebut melaporkan bahwa cadangan beras nasional masih dalam kondisi aman.
Sementara itu, Menteri Kesehatan memaparkan capaian program pemeriksaan kesehatan gratis yang hingga kini telah menjangkau sekitar 36 juta masyarakat.
“Menteri Kesehatan melaporkan program cek kesehatan gratis pada seluruh masyarakat yang sampai hari ini sudah mencapai 36 juta terperiksa,” jelas Seskab Teddy.
Berdasarkan foto yang diterima, mereka yang hadir dalam rapat itu di antaranya Kepala BGN Dadan Hindayana, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Menko Pangan Zulkifli Hasan.
Kemudian Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Mendagri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan masih banyak lagi. (*)












