Jakarta, EDITOR.ID,- Kerusuhan oknum suporter Persija Jakarta terjadi di luar Stadion Patriot Chandrabhaga pada Bekasi, pada Minggu (16/2/2025) malam. Kericuhan terjadi usai laga klasik Persija vs Persib. Insiden ini dilaporkan melukai sedikitnya 37 orang. Puluhan orang diamankan, 22 orang di Polresta Bekasi, di antaranya diduga suporter.
Kericuhan pertama terjadi di gate 17 tribun selatan, ketika suporter tanpa tiket memaksa masuk ke dalam stadion, ratusan oknum suporter bahkan sempat saling dorong dengan petugas kepolisian.
Sebagaimana dilansir detikJabar di lokasi, kerusuhan terjadi pukul 17.00 WIB. Saat itu pertandingan belum usai namun dua gol Persija berhasil dibalas Persib.
Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Binsar Hatorangan Sianturi mengatakan pihaknya menahan puluhan orang dan 22 orang di antaranya diduga suporter.
“Betul sudah kita amankan korban 22 orang diduga suporter Persib dan 15 orang suporter Persija yang dikira suporter Persib,” ujar Binsar saat dihubungi, Minggu (16/2/2025).
Binsar menjelaskan kericuhan terjadi di dalam dan luar Stadion selepas pertandingan usai. Dia menjelaskan, kekerasan juga terjadi selama kericuhan berlangsung.
“Ada yang di dalam sama yang di luar pagar dan itu setelah pertandingan,” jelasnya.
Di sisi lain pada tribun barat juga mengalami peristiwa serupa, kerusuhan terjadi hingga pertandingan Persija vs Persib berakhir.
Tak hanya itu, usai pertandingan belasan suporter yang turun terlihat mengalami pingsan dan terluka. Sejak laga usai sekira pukul 18.00 WIB, ada 12 orang keluar dari tribun dengan keadaan terluka hingga dibawa ambulans.
Sejauh ini, 37 orang yang diamankan telah diinterogasi di Polresta Bekasi. Kericuhan dipicu oleh suporter yang mengejek suporter lainnya.
“Kalau kronologi hampir semua kejadian itu ada korban tersebut. Menurut suporter Persija itu bukan suporter Persija kemudian diinterogasi dan tidak bisa menunjukkan tanda pengenal ataupun atribut. Jadi dilakukan tindakan kekerasan dan ada juga yang salah salah sasaran bahwa itu suporter Persija tetapi sempat mau dilakukan tindakan kekerasan, tetapi kita amankan,” kata Binsar.
“Untuk 37 korban yang sempat diinterogasi dan ada juga yang mendapatkan perlakuan kekerasan sudah kita amankan ke Polres,” sambungnya.
Sejumlah suporter harus dibawa menggunakan ambulans. Para korban berjatuhan karena diduga adalah suporter Persib Bandung.
Selain itu kerusuhan juga terjadi di tribun barat saat para suporter The Jak Mania mendapati seseorang yang diduga pendukungnya tim lawan.
Hal ini berawal setelah laga berakhir para supporter keluar dari tribun stadion dengan tertib. Namun tiba-tiba ada teriakan yang mengira adanya suporter Persib Bandung.












