Jakarta, EDITOR.ID,- Di penghujung 1978, ketika Jakarta masih berdebu dan kampus UI Rawamangun menjadi ruang belajar tentang masa depan, dua puluhan mahasiswa FISIP UI memilih Jurusan Sosiologi. Pilihan itu lahir dari pemahaman yang masih dangkal, tanpa kepastian karier, dan lebih digerakkan oleh rasa ingin tahu daripada jaminan masa depan.
