Jakarta, EDITOR.ID,- Perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada seluruh jenderal petinggi Mabes Polri, Kapolda dan ratusan Kapolres menghadap ke Istana Negara, akhirnya terkuak. Presiden memberikan teguran kepada Polri yang saat ini citranya ambruk di mata masyarakat.
Kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sudah pada tingkat paling rendah.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta polisi memiliki sense of crisis. Negara sedang sulit dan ke depannya ekonomi Indonesia mengalami goncangan.
Karena itu, Jokowi meminta jajaran perwira Polri berhenti memamer-mamerkan gaya hidup mewah dan main motor gede (moge).
Presiden Jokowi meminta para perwira Polri mengubah gaya hidup agar lebih sederhana. Tak bergaya hidup mewah. Pakaiannya merek apa, sepatunya merek apa. Sekarang semua sudah bisa dan langsung disaksikan rakyat secara terbuka.
Hal itu disampaikan Jokowi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan ratusan perwira Polri dalam rapat di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2022) yang baru ditampilkan di akun Setpres di YouTube hari ini.
“Kita tahu semua negara sedang sulit, dunia sedang sulit, kita ini menahkodai negara ini menghadapi gelombang dan badai dari ekonomi yang tidak gampang. Perlu saya sampaikan 66 Negara berada dalam posisi rentan, 345 juta di 82 negara sudah masuk ke menderita pangan akut,” ujar Presiden yang hobinya jalan kaki berkeliling menemui rakyat kecil ini.
Oleh karena itu, Jokowi mengharapkan Kapolda, Kapolres, dan pejabat utama Polri untuk mengerti kondisi saat ini.
Jokowi meminta mereka untuk memiliki sense of crisis yang sama.
“Oleh sebab itu, saya ingatkan masalah gaya hidup, jangan sampai di situasi yang sulit ada letupan sosial karena ada kecemburuan sosial ekonomi, sehingga saya ingatkan yang namanya Kapolres, Kapolda, pejabat utama, pejabat tinggi, ngerem total masalah gaya hidup. Jangan gagah-gagahan karena merasa punya mobil atau motor gede yang bagus, hati-hati saya ingatkan hati-hati,” tutur Presiden yang dikenal berpenampilan sahaja dengan baju putih khas lengan digulung dan celana warna hitam plus sepatu olah raga dan suka jalan kaki.
Jokowi menyampaikan kondisi saat ini sudah jauh berbeda dengan masa lampau. Cara orang berinteraksi pun berubah akibat sosial media.
Presiden Jokowi meminta jajaran perwira Polri berhenti memamer-mamerkan gaya hidup mewah dan main motor gede (moge).
“Saya terlalu banyak mendapat laporan sehingga kembali lagi gaya hidup, urusan kecil-kecil remeh temeh tetapi bisa mengganggu kepercayaan terhadap Polri. Urusan mobil, motor gede, sepatunya apa, bajunya apa, dilihat masyarakat sekarang ini. Itu yang harus mengerti di situasi dunia yang penuh dengan keterbukaan dan keluhan masyarakat terhadap anggota Polri,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.












