Settia

Guru Besar Universitas Widyatama Ajari Dosen Bikin Jurnal Internasional

EDITOR.ID, Karawang – Jurnal Internasional terindeks Scopus selama ini menjadi harapan dan dambaan para dosen untuk menaikkan kepangkatan, status dan keilmuan. Banyak dosen penasaran karena setiap membuat Jurnal Internasional sering gagal lolos untuk diterbitkan Scopus.

Berpijak dari masalah tersebut, Universitas Buana Perjuangan Karawang (UBP Karawang) di tahun 2020 ini, mentargetkan bisa menerbitkan sekitar 200 jurnal internasional para dosennya dengan terindeks Scopus.

Untuk bisa mencapai itu pihaknya menggelar kegiatan seminar mengenai penulisan jurnal internasional.

Hadir sebagai pembicara Prof. H. Obsatar Sinaga, S. IP., M. Si., Rektor Universitas Widyatama, dalam seminar tersebut juga sekaligus penandatangan kerjasama/ MoU antara dua universitas tersebut.

Rektor muda yang energik dan visioner itu, baru menjabat sebagai rektor di Universitas Widyatama tanggal 17 Agustus 2018.

Prof Obi memiliki personal garansi dalam menerbitkan jurnal internasional. Pada kesempatan itu ia banyak memberikan tips penulisan jurnal internasional kepada dosen UBP yang hadir.

Dari segi prestasi sudah banyak raihan yang digapai olehnya.

Di antaranya berhasil menjadi juara kedua dunia penulisan artikel di Malaysia, membawa Widyatama masuk 100 menjadi perguruan tinggi ternama di Indonesia (rengking 95). Rengking ke 12 di Jabar & Banten dan lain sebagainya.

Sedangkan dari segi pengalaman, Prof. Obi pernah menjadi staf ahli presiden, pengajar di Lemhanas, dosen di berbagai kampus terkemuka di dunia seperti Oxford Inggris, Barcelona, dll, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Provinsi Jabar, Guru Besar Unpad, pengajar di Sesko AD dan masih banyak lagi.

Sementara itu Dr. H. Dedi Mulyadi, SE., M. M., Rektor UBP Karawang menjelaskan bahwa diadakan seminar dan MoU itu, memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas penulisan para dosennya serta rengking UBP di tingkat Jabar serta nasional.

Di samping itu agar jurnal internasional para dosennya secepatnya terbit dan terindeks Scopus.

Oleh sebab itu Universitas Buana Perjuangan Karawang berkolaborasi dengan Universitas Widyatama Kota Bandung.

“Dalam dunia pendidikan jangan bicara persaingan tetapi bicara kolaborasi. Oleh karena itu kolaborasi jauh akan lebih penting. Jauh lebih baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan perguruan tinggi,” kata Dedi, kepada awak media, Rabu (8/1/2020) usai kegiatan.

“Kami ucapan terima kasih kepada Universitas Widyatama (Prof. H. Obsatar Sinaga), mau menandatangani kerjasama/MoU dengan kami. Untuk selanjutnya kami berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan kualitas, baik itu pengajaran, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *