Settia

Beda Partai, Caleg Cantik PSI ini Putus Cinta

EDITOR.ID, Jakarta,- Nama Febri Wahyuni Sabran mendadak heboh di dunia jagat maya. Itu karena dia ikhlas mengorbankan kehidupan pribadinya hanya karena sebuah cita-cita dari perjuangan yang kini ia rintis di Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Unik kisah hidup Febri. Ia putus cinta hanya karena beda partai politik. Febri kebetulan dipercaya sebagai anggota legislatif (caleg) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) asal Sumatera Barat (Sumbar).

Sikap Febri yang nyalon dari PSI ini membuat hubungannya dengan sang pacar terganggu lantaran sudah tidak satu visi politik. Kisah Febri yang putus cinta gara-gara perbedaan pandangan politik itu sempat meramaikan (viral) di jagat media sosial (medsos).

Pengakuan tersebut terangkum dalam video yang disebar akun Facebook PSI, 29 Agustus. Namun, baru mendadak viral sejak Selasa (11/9/2018) lalu.

“Padahal sudah lama. Saya nggak nyangka juga bakal viral begini,” kata Febri, Rabu (12/9/2018).

Febri mengaku, sudah lama putus dengan sang pacar yang tak bersedia membocorkan namanya itu. Bahkan, tak lama setelah ia resmi bergabung dengan partai anak muda itu.

“Nggak ingat lagi, soalnya terlalu fokus persiapan menyonsong Pilpres dan Pileg,” akunya sembari tertawa ringan.

Wakil Ketua Bidang Eksternal PSI Sumbar itu mengatakan, sebetulnya, kandasnya hubungan asmara dengan pacarnya bukan semata-mata karena berbeda pilihan. Namun, lebih kepada saling ingin berkarier di jalur masing-masing.

Febri yang karib disapa Ebi ini mengaku, sudah lama berpacaran dengan si doi.

“Aku sih menghargai perbedaan. Tapi mungkin karena kita sama-sama muda, ingin berkarier dengan pandangan yang berbeda. Intinya, ya beda pilihan politiklah,” sebut gadis 25 tahun itu.

Kendati begitu, Febri enggan menyebutkan, apakah sang pacar berada di kubu Prabowo-Sandi atau bagaimana.

“Nggak tau. Apakah nyaleg juga atau bagaimana,” kata Ebi menutupi.

Meski sudah putus dengan si doi, Febri mengaku, tetap menjalin komunikasi. Sang pacar katanya, juga masih sering like posting-an Febri di akun Instagram-nya.

“Sekarang fokus ke karier masing-masing. Kalau jodoh nggak ke mana,” tuturnya.

Sebelumnya, video yang berisi testimoni sejumlah Bacaleg PSI tersebut diunggah akun Facebook PSI. Dalam satu sesi, para bacaleg diminta memberikan jawaban atas apa yang telah dikorbankan demi menjadi caleg.

Lantas, Febri Wahyuni Sabran, salah satu bacaleg dari Dapil 2 Sumbar itu mengatakan, jika ia telah mengorbankan cintanya demi maju jadi caleg.

“Banyak banget yang aku korbanin, salah satunya putus dari mantan aku yang beda partai,” kata Febri Wahyuni Sabran dalam video itu.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 23 detik itu ditayangkan para kader PSI yang berasal dari kalangan milenial, salah satunya adalah Febri Wahyuni Sabran.

Saat ditanya tentang apa yang sudah dikorbankan oleh para kader sejauh ini, Febri Wahyuni menjawab salah satunya adalah putus dari mantan yang beda partai.

“Banyak banget yang aku korbanin, salah satunya putus dari mantan aku yang beda partai,” ucap Febri Wahyuni.

Dalam video itu juga Febri Wahyuni juga mengatakan bahwa isu politik yang paling dekat dengan keseharian anak muda adalah isu pendidikan.

Menurutnya, masih banyak anak-anak muda yang tingkat pendidikannya terputus, sehingga pendidikan adalah hal yang harus diperjuangkan.

“Pendidikan, jadi pendidikan itu masih banyak anak-anak muda sekarang yang masih terputus pendidikannya dan harus kita perjuangkan,” tambah Febri Wahyuni.

“Jangan pernah menunda-nunda, lakukan sekarang, dan berani,” tegasnya lagi.

Febri Wahyuni juga berpesan untuk pada anak muda yang apatis untuk tidak pernah menunda-nunda, lakukan sekarang dan berani. (tim)

Leave a Reply