AKBP Basuki Keceplosan Pernah Hubungan Seksual dengan Korban, Kisah Dibalik Kematian Dosen Cantik Untag Tanpa Busana

AKBP Basuki diduga memiliki hubungan asmara.

AKBP Basuki menjadi saksi kunci dari tewasnya dosen Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang, pada Senin (17/11/2025) lalu.

Semarang, Jawa Tengah, EDITOR.ID,- Tak disangka Perwira Polda Jawa Tengah AKBP Basuki (56) ternyata punya hubungan gelap dengan mendiang dosen cantik Dwinanda Linchia Levi (35). Bahkan Basuki keceplosan mengaku pernah berhubungan seksual dengan korban.

Pengakuan ini terungkap dalam persidangan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap AKBP Basuki di ruang sidang Bid Propam Polda Jateng, Rabu (3/12/2025). AKBP Basuki diduga memiliki hubungan asmara dengan korban sejak 2016 dan tinggal serumah.

Dwinanda Linchia Levi ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kamar hotel di Semarang, Senin (17/11/2025) silam. Tubuh dosen cantik Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang itu ditemukan tanpa busana dengan jejak darah di bagian telinga dan organ intim.

Laporan awal otopsi menyebut korban mengalami pecah jantung akibat aktivitas fisik berlebihan.

Basuki menjadi orang pertama yang melapor ke polisi. Ia mengaku sedang mengecek kondisi Dwinanda. Pernyataan itu berubah kemudian, termasuk klaim bahwa ia sempat membawa Dwinanda ke rumah sakit sebelum korban meninggal.

Pernah Lakukan Hubungan Seksual

Kuasa hukum keluarga korban, Zainal Petir, yang hadir dalam persidangan mengaku ada keterangan yang berbeda antara pemeriksaan awal dan sidang etik.

Bahkan ia mengaku kaget dalam fakta persidangan terkuak AKBP Basuki akhirnya keceplosan mengakui pernah melakukan hubungan seksual dengan mendiang Levi.

Padahal saat pemeriksaan awal, Basuki membantah dan berbohong dengan mengaku belum pernah melakukan hubungan layaknya suami istri.

Namun, setelah dicecar pertanyaan oleh Majelis Sidang Etik, Basuki akhirnya mengakui melakukan perselingkuhan.

“Makanya sampai kaget. Loh. Kemarin itu waktu pemeriksaan awal saudara tidak mengakui pernah melakukan hubungan seksual,” ujar Zainal usai persidangan.

“Pemeriksaan awal di tanya apakah pernah pernah melakukan hubungan seksual? Ngomongnya tidak,”

“Baru terungkap tadi. Dia akhirnya mengakui bahwa pernah melakukan hubungan seksual, bahasanya keceplosan,” tambahnya.

Tinggal Sekamar dengan Korban

AKBP Basuki dan mendiang Dwinanda Levi kemudian tinggal bersama di kos Dream Inn di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang. Basuki menjadi satu-satunya orang yang menyaksikan momen kematian Levi di kamarnya pada 17 November 2025 pagi.

Menurut Zaenal dalam pertimbangannya Dewan KKEP menyatakan pelanggaran etik yang dilakukan AKBP Basuki telah mencoreng citra Polri. “Terbukti melakukan perbuatan tidur sekamar di luar nikah,” kata Zainal. ***

Leave a Reply