Jakarta, EDITOR.ID,- Ketua Dewan Redaksi EDITOR.ID yang juga wartawan senior Asri Hadi menghadiri acara bertajuk Reuni Londinium Group Meet-up yang dirangkai dengan Halal Bihalal. Puluhan alumni Indonesia yang pernah tinggal dan menempuh studi di Inggris berkumpul dalam acara tersebut.
Acara diselenggarakan di Food Court lantai 3 Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2026). Suasana hangat penuh keakraban terasa diantara undangan yang hadir.
Sejak pukul 11.00 WIB, satu per satu undangan yang hadir, saling menyapa, berjabat tangan, dan melepas rindu setelah sekian lama tak berjumpa. Pertemuan ini menjadi ajang mempererat kembali hubungan yang terjalin sejak masa tinggal di Inggris, sekaligus berbagi cerita kehidupan masing-masing saat ini.

Acara ini dihadiri oleh puluhan nama yang telah mengonfirmasi kehadiran, di antaranya Andoko Wicaksono, Chandra Lukito, Gloria Prawiro, Darmawan (Wawan), Yanti S, Debbie, Bakti, Fitra Ginting, Budi Zen, Ria Lolong, Riana Napitupulu, Ruth, Luhut, Gatot Prawiro, Siddharta Moersjid, Abraham Lelengboto.
Asri Hadi, Encle, Roy Massie, Diete Joenoes, Lies Sanyoto, Lia Farman, Choky Siregar, Yola PS, Gustine (Utin), Arta Peto Sinamo, Oche Siregar, Febry Sebayang, Etty Muda, Iskandar Muda, Meiske, Prima, Boyke Abidin, Tedjo Panitro, Doddy Soekasah, Raditya Poernomo, Poppy Martoyo, Dewi Mohamadar, Nefi, Wendy Moechdie, Lisa R, Steve Sarapung (Brisbane), Prayono Atiyanto, dan Otho Hadi.

Asri Hadi yang lulusan Monash University Australia pernah tinggal di Brighton, Inggris, pada 1984–1985. Bagi sosok yang juga Bendahara Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI), pertemuan ini bukan sekadar reuni, tetapi juga perjalanan nostalgia yang mempertemukan kembali potongan-potongan kenangan masa lalu.
Asri Hadi bertemu kembali dengan Ria Lolong, yang dahulu merupakan tetangganya di kawasan Brawijaya X, Kebayoran Baru, sekaligus adik kelas di SMA Negeri 3 Teladan Jakarta. Ia juga bersua dengan Lies Sanyoto, yang memiliki kedekatan melalui relasi pertemanan semasa kuliah di FISIP Universitas Indonesia.
Tak hanya itu, momen reuni juga mempertemukan kembali Asri dengan Yanti, rekan kerjanya di masa lalu saat sama-sama menjadi staf di UN-NGO Forum di Jakarta. Hubungan lama lainnya terjalin kembali dengan Encle, sesama alumni SMA Negeri 3 Teladan Jakarta, serta Tedjo Panitro, teman kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia angkatan 1977 yang juga pernah menjadi tetangga di kawasan Panglima Polim.

Percakapan ringan, tawa, serta cerita tentang masa lalu di Inggris hingga kehidupan saat ini mengalir tanpa henti di antara para peserta. Sebagian mengenang kehidupan di London, sebagian lainnya berbagi pengalaman karier dan keluarga.
Komunitas Londinium WhatsApp Group sendiri menjadi wadah yang mempertemukan kembali para diaspora Indonesia yang pernah tinggal, belajar, atau bekerja di Inggris. Melalui komunitas ini, hubungan yang sempat terpisah oleh waktu dan jarak dapat kembali terjalin.
Pertemuan siang itu pun menjadi bukti bahwa ikatan pertemanan yang terbangun di negeri orang tetap hidup dan bermakna, bahkan setelah puluhan tahun berlalu. ***














