Wanita Yang Memaki Ibu Anggota DPR Ternyata Istri Lettu…

  • Bagikan
wanita pemaki ibu arteria dahlan dan kanan arteria dahlah foto screenshoot kompas tv di youtube
wanita pemaki ibu arteria dahlan dan kanan arteria dahlah foto screenshoot kompas tv di youtube

EDITOR.ID, Jakarta,- Awalnya sempat simpang siur. Informasi wanita yang cekcok dan memaki ibunda anggota Komisi III DPR RI , Arteria Dahlan di bandara Soekarno-Hatta akhirnya terungkap.

Dia adalah Anggiat Pasaribu. Wanita yang mengaku istri jenderal bintang tiga ini, ternyata tidak benar. Suami sesungguhnya Anggiat yang biasa disapa Rindu ini ternyata adalah Lettu Bayu.

Adapun nama Jenderal yang “dicatut” adalah abang sepupunya yakni Brigjen Muhammad Zamroni.

Kuasa hukum Anggiat Pasaribu, Clanse Pakpahan mengklarifikasi kabar yang selama ini sempat simpang siur. Ditegaskan Clanse bahwa Anggiat bukanlah istri Brigjen Zamroni.

Clanse menyebut yang sebenarnya adalah Anggiat istrinya Lettu Bayu.

“Bukan (istrinya Brigjen Zamroni), bukan. Jadi bukan ngomong ini istrinya, bukan, ini adiknya, gitu kan. (Suami Anggiat) Lettu Bayu,” kata Clanse, Rabu (24/11/2021).

Clanse mengatakan Brigjen Zamroni adalah abang sepupu Anggiat.

Dia menjelaskan, saat ribut-ribut dengan Arteria dan ibunda di Bandara Soekarno-Hatta, memang ada Brigjen Zamroni dan suaminya, Lettu Bayu.

“Jadi di saat itu ada tentara tiga orang, suaminya Anggiat dan Brigjen ini abangnya. Kebetulan, begitu mereka turun pesawat, suaminya ini lebih muda, dia langsung keluar buru-buru ngambil mobil. Kan jauh parkiran mobil tuh, kan. Jadi Anggiat dengan abangnya itulah yang menunggu bagasi. Suaminya sudah pergi dulu keluar gedung untuk mengambil mobil,” ucapnya.

Dia juga membantah bahwa Anggiat Pasaribu berbicara soal ‘jenderal bintang 3’.

Menurutnya, dalam video yang beredar, kliennya tidak menyinggung soal ‘jenderal bintang 3’.

“Jadi tidak ada kaitannya itu bintang 3, bintang 3 itu, tidak ada. Lihat saja, di videonya juga tidak disebut, kan tidak ada. Justru Pak Arteria yang mancing-mancing,” ujarnya.

“Itu nggak ada, nggak ada itu. Coba diikuti videonya, tidak ada itu. Anggiat itu tidak ada ngomong seperti itu,” imbuhnya.

Meski membantah, Clanse meminta persoalan ‘jenderal bintang 3’ ini tidak dibesar-besarkan. Menurutnya, Anggiat ingin berdamai dengan Arteria.

“Namun, untuk hal ini nggak perlu lagi dibesar-besarinlah. Benar itu apa tidak, itu omongan siapa. Tapi, yang jelas, tutup saja, di-close ini kasusnya, nggak ada itu. Saling damai saja,” terangnya.

Sosok Anggiat juga dijelaskan petinggi PPP Hasan Husaeri Lubis. Politisi asal Medan ini bertemu langsung dengan Anggiat Pasaribu dan sepupu, Anggraini, di Cikini, Jakarta Pusat, kemarin sore, juga menyebut Anggiat Pasaribu bukan istri Brigjen Zamroni.

Hasan menyebut Brigjen Zamroni adalah abang sepupu Anggiat Pasaribu.

“Brigjen Muhammad Zamroni ini abang sepupunya, bukan suaminya Mbak Rindu. Abang sepupunya. Sementara suaminya itu Lettu Bayu,” ujar Hasan.

Anggiat disebut menceritakan duduk perkara ribut dengan ibunda Arteria Dahlan.

Hasan juga mengaku sempat bertanya-tanya mengapa Anggiat Pasaribu sampai membentak orang tua.

“Saya pun nggak tahulah, Bang, kenapa mulut saya begitu. Saya nggak pernah lakukan itu,” ujar Hasan menirukan Anggiat Pasaribu.

Diberitakan sebelumnya, pihak keluarga Anggiat Pasaribu menjelaskan terkait awal mula penyebab sempat terjadi perseteruan dengan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dan ibundanya di bandara Soekarno-Hatta.

Ternyata persoalan itu ditengarai oleh kondisi Anggiat saat itu yang sedang mengalami sakit gigi dan tengah buru-buru turun lantaran kebelet buang air kecil.

Hal tersebut disampaikan oleh pihak keluarga Anggiat Pasaribu, Clanse Pakpahan.

Dia awalnya menyebut saat itu Anggiat bercerita tiba di Bandara Soekarno-Hatta sepulang dari Bali.

“Jadi kebetulan kemarin waktu kejadian saya telepon, ‘kamu di mana, Dek’, saya ingin bicara ini. Tapi lama, lama nggak dijawab, tahu-tahu di-WA, ‘aduh, maaf Bang kumat gigiku’, katanya. Nah, rupanya dia bukan di Jakarta pada kumat gigi itu, lagi mau pulang dari Bali ke Jakarta sama suaminya dan abangnya,” kata Clanse, Rabu (24/11).

Akmil Ikut Klarifikasi

Tak hanya Clanse Pakpahan dan Hasan Husaeri Lubis, Akademi Militer pun angkat bicara untuk mengklarifikasi soal berita Brigjen Zamroni yang viral.

Kapenhumas Akademi Militer (Akmil) Letkol Arh Kukuh Dwi Antono meluruskan berita yang mengkaitkan keterlibatan Brigjen TNI M Zamroni dalam kasus perselisihan seorang perempuan dengan ibu anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan di Bandara Soekarno Hatta.

Di mana sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengaku mendapat telefon dari nomor asing yang menyatakan sang penelfon mengaku sebagai Zamroni, eks Dandim 0501 Jakarta Pusat.

Terkait hal tersebut, Dwi mengatakan, saat kejadian yang bersangkutan bersama sang istri tidak berada di lokasi bandara.

“Pada kejadian tersebut, Brigjen TNI Muhammad Zamroni, dan istri tidak terlibat dan tidak berada di Bandara Soetta,” tutur Dwi dalam keterangan tertulis, Rabu (24/11/2021).

Dia juga menjelaskan terdapat perbedaan jabatan dan lokasi dinas dari keduanya.

Saat ini, Zamroni yang fotonya tersebar di beberapa berita, berdinas di Akmil sebagai Widya Iswara Bidang Teknik Akmil, sedangkan sosok yang belakangan viral diduga berdinas di BIN.

“Brigjen TNI Muhammad Zamroni saat ini berdinas di Akademi Militer, Magelang sebagai Widya Iswara Bidang Teknik Akmil,” ucapnya. Sebelumnya, viral di media sosial seorang wanita membentak ibunda anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Dia sempat menyebut jenderal bintang 3 saat kejadian di Bandara Soekarno Hatta.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Anggiat adalah istri dari Brigjen TNI Mohammad Zamroni, mantan Dandim 0501/BS, Jakarta Pusat. Hal ini diungkap Ketua DPRD DKI Jakarta , Prasetyo Edi Marsudi .

Edi Marsudi yang juga rekan Arteria mengaku mendapat telepon dari seseorang mengaku jenderal Zamroni pada Minggu malam. Kepada Edi, Zamroni meminta bantuan agar istrinya bisa berdamai dengan Arteria Dahlan.

“Saya cerita. Waktu hari Minggu kira-kira jam 18.30 WIB, saya enggak tahu nomor telepon siapa, tiba-tiba menelpon saya. Saya Zamroni mantan Dandim Jakarta Pusat sekarang di BIN,” ujar Pras di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa 23 November 2021.

Edi mengatakan, Zamroni meminta tolong untuk inisiasi dengan Arteria Dahlan.

“Masalah apa?’. ‘Ya, mungkin ada senggolan di atas pesawat dengan istri saya’. ‘Terus apa maumu?’, ‘Saya mau permintaan maaf, damai lah’. Seperti itu,” imbuh Edi.

Edi sendiri menyebut Anggita adalah temannya. Karena itu, Edi mengaku ingin menengahi kedua belah pihak lantaran sama-sama mengenal Anggita dan Arteria.

“Karena mengetahui di partai yang sama jadinya menelpon. Makanya spontan saya menengahi kedua belah pihak, Karena ini sama-sama teman nih,” ungkapnya

Saat terlibat cekcok dengan Arteria Dahlan, Anggita Pasaribu mengaku kenal Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Anggita pun mengancam akan melaporkan Arteria pada Megawati.

“Awas lu, ya, gue buat karier lu rusak, nama lu rusak, kena lu, kena lu,” kata Arteria Dahlan menirukan ucapan Anggita.

Lebih lanjut, Arteria mengaku heran saat mengetahui Anggita bisa memerintah protokoler TNI di bandara.

“Terakhir pas di mobil ada videonya dia bilang ‘hajar lu’, menyuruh si protokol yang saya bilang orang-orang sipil itu, ada tiga atau empat orang sipil yang mengawal dia,” ujar Arteria.

“Saya saja, orang tua saya, enggak bisa. Kok bisa menggunakan protokoler TNI di bandara, menyuruh-nyuruh semua orang, ‘mana kapolres, mana siapa, lu enggak tahu siapa gue’ dan sebagainya,” lanjutnya.

Ia pun meminta agar Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Dudung Abdurachman melakukan evaluasi agar tak ada pihak mencoba mengambil keuntungan dari polemik yang dialaminya.

“Kami minta betul Pak Panglima, Pak KSAD, Pak Danpuspom untuk pertama mengevaluasi, mengevaluasinya masalah protokoler yang ada di Soekarno-Hatta,” tandasnya.

Kapolresta Bandara Akan Periksa

Soekarno-Hatta, Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja mengatakan, Arteria Dahlan dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Polresta Bandara Soekarno-Hatta terkait insiden cekcok dengan Anggita Pasaribu pada Rabu (24/11/2021).

“Hari Rabu ini. Kami rencanakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap Pak Arteria Dahlan untuk diklarifikasi,” kata Edwin.

Rencananya, Arteria akan dimintai klarifikasi dan keterangan seputar kronologi kejadian.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap Anggita akan dilaksanakan pada Kamis (25/11/2021) besok.

Kendati demikian, Edwin enggan merinci lebih lanjut soal agenda pemeriksaan pada Anggita.

“Itu ranah penyidik nanti, saya minta agar semuanya menunggu hasil pemeriksaan hari ini. Kita akan proses sesuai aturan,” tandasnya. (tim)

 1,672 Total Pengunjung,  1 Pembaca Hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan