Jakarta, EDITOR.ID,- Tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai sorotan publik. Mulai dari jual beli titik dapur, investasi mahal mendirikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mencapai miliaran hingga kualitas menu yang sering tak sesuai biaya yang dikeluarkan.
