Settia

Seknas Jokowi Dukung Abdullah Azwar Anas Sebagai Kepala Badan Otorita Ibukota Baru

EDITOR.ID, Jember, Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi mendukung Buoati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk bisa dipilih Presiden Joko Widodo memimpin Badan Otorita Ibukota Baru. Alasan Seknas Jokowi, prestasi dan jejak rekam tokoh muda ini saat memimpin Banyuwangi dinilai banyak berinovasi dan mampu pengelolaan pemerintahan berbasis modern dan kapabel.

Sebagaimana dilansir media bahwa Presiden Jokowi akan menunjuk Kepala Badan Otorita Ibukota Baru. Salah satu kandidat nama yang disebutkan adalah bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang telah sukses memimpin Kabupaten paling Timur di Pulau Jawa ini hampir 10 Tahun.

Menurut Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, banyak prestasi yang telah ditorehkan bupati Banyuwangi ini sudah menjadi referensi untuk melakukan studi banding berkaitan dengan pemerintahan dan pariwisata, sehingga sudah banyak yang menjadikan kabupaten Banyuwangi sebagai kabupaten referensi oleh kabupaten lain di seluruh Indonesia.

Oleh karenanya, Abdullah Azwar Anas memang sangat layak menjadi Kepala Badan Otorita Ibukota Baru karena mempunyai Prestasi yang luar biasa dan diakui di dalam dan luar negeri.

Selain itu, berdasarkan data BPS, kemiskinan Banyuwangi berhasil diturunkan ke level 7 persen dari sebelumnya selalu di atas dua digit.

Sedangkan pendapatan per kapita masyarakat juga melonjak jadi hampir Rp. 49 juta per orang per tahun, dari sebelumnya di kisaran Rp20 juta.

Bahkan Kemendagri (Kementrian Dalam Negeri) menetapkan Banyuwangi sebagai kabupaten terinovatif pada 2018 dan 2019, dan Banyuwangi juga menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang meraih nilai A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan.

“Beliau sangat Visioner dan itu dibutuhkan oleh negara”,  tutur Sapto Rahardjanto, Ketua Seknas Jokowi Wilayah Jawa Timur (Jatim) saat ditemui di Jember,

“Sangat layak karena dalam kepemimpinan hampir 10 tahun ini beliau sukses membawa kabupaten Banyuwangi dikenal dunia karena pariwisatanya yang bagus dan indah” jelas Sapto yang juga mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini. (AH/id)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *