Sambil Gebrak Meja Perwira TNI Cilegon Ngamuk, Ultimatum Keras Effendi Simbolon Videonya Viral

Belakangan beredar viral video prajurit TNI Batalyon Infanteri Para Raider 305/Tengkorak, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) melontarkan ultimatum keras mengancam Effendi Simbolon.

Jakarta, EDITOR.ID,- Ucapan yang dilontarkan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang menduga panglima TNI dan KASAD tidak harmonis dan menyebut TNI layaknya gerombolan dalam Rapat Kerja Komisi I dengan Menhan dan TNI memantik reaksi kemarahan.

Belakangan beredar viral video prajurit TNI Batalyon Infanteri Para Raider 305/Tengkorak, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) melontarkan ultimatum keras mengancam Effendi Simbolon.

Tak hanya prajurit dari Batalyon Infanteri ini, kabar terbaru beredar lagi video viral memperlihatkan kemarahan seorang perwira TNI Angkatan Darat atas ucapan anggota Fraksi PDI Perjuangan itu.

Perwira TNI Angkatan Darat itu adalah Letnan Kolonel Inf Ary Widyo Prasetyo. Beliau merupakan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0623/Cilegon, Korem 064/Maulana Yusuf, Kodam III Siliwangi.

Dalam video tersebut memperlihatkan sambil menggebrak meja, Dandim 0623 Cilegon murka. Ia mengamuk dengan ucapan Effendi Simbolong yang menyebut anggota TNI seperti gerombolan.

Dari unggahan di Channel Youtube TNI In Action Selasa 13 September 2022, Letkol Inf Ary muncul bersama seluruh jajaran prajurit TNI dan PNS Kodim Cilegon. Video kemarahan TNI inipun viral dan beredar di media sosial.

Alumni Akademi Militer (Akmil) 2002 itu, muncul dengan raut wajah yang membara lantaran dipenuhi rasa amarah atas segala ucapan Effendi Simbolon yang dinilai dapat merusak soliditas dan wibawa TNI di mata rakyat.

Tanpa rasa ewuh pakewuh, Letkol Inf Ary meluapkan amarahnya dengan pernyataan-pernyataan keras dan tegas kepada Effendi Simbolon.

Tidak cukup sampai di situ, beliau juga menggebrak meja dan meminta politikus PDI Perjuangan itu untuk meminta maaf secara terbuka atas semua ucapannya dalam rapat anggaran di Gedung DPR RI pada 5 September 2022.

Unggahan video Dandim di Youtube TNI In Action itu sudah dilihat sebanyak 5,6 ribu kali dan 1,5 ribu like dan 842 Komen dalam waktu 2 jam. Dalam kolom komentar warganet banyak yang mendukung TNI.

Berikut pernyataan Letkol Inf Ary yang marah besar atas ucapan Effendi Simbolon:

Dari ujung barat pulau jawa, kami dengar omongan mu Effendi Simbolon, kau bilang pimpinan kami Panglima TNI, KSAD, tidak harmonis. Kau bilang TNI gerombolan, seperti ormas.

Kami tidak terima, darah kami mendidih. Kau Effendi Simbolon melukai kami, prajurit TNI. Kau adu domba pimpinan kami, Kau adu domba TNI. Kami seluruh prajurit Kodim 0623 Cilegon, sakit hati.”

“Kami sudah mengabdikan diri kami untuk NKRI. Bekerja 24 jam, tujuh hari untuk NKRI ini. Kau bilang gerombolan. Sungguh menyakitkan. Efendi Simbolon, Saya Dandim 0623 Cilegon bersama seluruh prajurit, seluruh PNS, keluarga besar Kodim 0623 tidak terima ucapan Mu. Kami di sini dari unsur paling rendah sampai paling tinggi, unsur-unsur TNI, kami di sini kompak dan solid.”

“Jangan kau ganggu-ganggu Kami, jangan kau rusak lagi dengan omongan mu itu. Kami tunggu permintaan maaf Kamu secara terbuka,” kata Letkol Ary.

Sebelumnya, Effendi menyebut isu-isu terkait TNI yang diterimanya harus diluruskan. Effendi kemudian menyebut TNI seperti gerombolan.

Tapi ada apa di TNI ini perlu, gitu. Kalau perlu, setelah kita pembahasan anggaran, kita jadwalkan nanti malam, ya, kita hadirkan Kepala Staf Angkatan Darat, hadirkan Panglima TNI, kepala staf, untuk membahas, kami banyak sekali ini temuan-temuan ini, yang insubordinary, disharmoni, ketidakpatuhan. Ini TNI kayak gerombolan ini, lebih-lebih ormas jadinya. Tidak ada kepatuhan,” kata dia.

Pernyataan itulah yang membuat para anggota TNI dan jajarannya marah besar terhadap Effendi Simbolon. (tim)