Settia

Marcelino Tampil Gemilang Timnas U-20 Tahan Imbang Malaga U-19

Pujian layak diberikan untuk pemain muda Persebaya Marcelino Ferdinan yang bermain apik selama pertandingan berlangsung. Marselino mampu mengirim passing terukur dan tak terbaca lawan sehingga memberikan kesempatan temannya mendapatkan bola dalam posisi bagus.

Jakarta, EDITOR.ID,- The Wonderkids Indonesia Marselino Ferdinan tampil gemilang dan mendapat pujian dalam laga uji coba terakhir selama menjalani training center (TC) di Spanyol. Dalam duel ini, Garuda Muda mampu menahan Malaga U-19 di Marbella Football Center, Rabu (23/11/2022) malam WITA.

Pemain muda Persebaya Marcelino Ferdinan layak mendapatkan pujian dalam laga melawan Malaga U-19. Pemain yang pernah dinobatkan sebagai salah satu pemain terbaik masa depan dunia ini tampil sangat impresif dan bermain apik selama pertandingan berlangsung.

Marselino mampu mengirim passing terukur dan tak terbaca lawan sehingga memberikan kesempatan temannya mendapatkan bola dalam posisi bagus.

Marcelino juga menjadi roh Timnas U-20 di lini tengah berkat penampilan gemilangnya. Pergerakannya meliuk melewati pemain lawan dan umpan terukurnya banyak merepotkan barisan pertahanan Timnas Malaga U-19.

Sayang banyak peluang bagus anak-anak Garuda Muda terbuang. Karena kurang beruntungnya barisan depan Timnas U-20. Timnas Indonesia pun berbagi skor kacamata. Hasil imbang ini menjadi laga yang terbaik yang diraih Marcelino Ferdinan dkk selama menjalani pemusatan latihan di negeri matador, sebutan Spanyol.

Pada tiga laga sebelumnya, Skuad Garuda Nusantara takluk dari Prancis (0-6), Slovakia (1-2) dan klub Norwegia, Valerenga Fotball dengan skor 0 – 4.

Berbeda dengan laga kontra Valerenga Fotball yang mayoritas diisi pelapis, pada laga kemarin malam Shin Tae yong memainkan pemain utama.

Kiper Cahya Supriadi yang harus ditandu saat laga kontra Slovakia dimainkan sejak menit awal melawan Malaga U-19.

Memainkan formasi 4 – 3 – 3, empat orang bek ditempatkan Shin Tae yong di depan kiper Cahya Supriadi, masing-masing duo center bek Muhammad Ferrari dan Justin Hubner, ditopang Dzaki Arfan dan Doni Tri Pamungkas.

Posisi gelandang ditempati Ivar Jenner, Marcelino Ferdinand an Arkhan Fikri.

Sektor penyerang ditempat dua calon pemain naturalisasi Rafael Struick dan Zico Jamai Soree, ditopang striker muda Madura United, Ronaldo Kwateh.

Malaga U-19 banyak mengontrol bola pada awal babak pertama, tanpa berhasil direbut pemain Timnas U-20.

Namun, berkat semangat yang tinggi, Skuad Garuda Nusantara bisa mengimbangi permainan Malaga U-19.

Beberapa peluang bahkan berhasil dicetak striker Rafael Struick dan Ronaldo Kwateh, tetapi selalu kandas di penjaga gawang Malaga U-19.

Pada babak kedua tidak banyak perubahan yang dilakukan kedua tim.

Timnas U-20 maupun Malaga U-19 beberapa kali menciptakan peluang, tetapi tidak ada satu pun yang berbuah menjadi gol.

Leave a Reply