Settia

Kurangi Angka Pengangguran, Bupati Banyumas Sambut Baik Kegiatan PSDK UMP

EDITOR.ID,BanyumasPusat Studi Dakwah Komunitas, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dalam rangka HUT RI Ke 75 menggelar acara Gotong-Royong Kemerdekaan yang meliputi Launching Handicraft, Ternak Lele, Khitanan Massal, dan Cek Kesehatan Gratis.  Acara tersebut di buka oleh Bupati Banyumas Ir.Achmad Husein pada Senin (24/08) lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Ns.Susana Widyaningsih kepada jurnalis EDITOR.ID , Senin (31/08).

Kata dia,dalam sambutannya, Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein menyambut baik kegiatan tersebut,pasalnya dapat mengurangi angka pegangguran serta memberikan hal yang positif bagi masyarakat Banyumas. Warga di desa Sri Rahayu ini memiliki background yang kurang  baik, hal ini bisa dilihat dari latar belakang mereka dahulu yang lebih sering turun ke jalan hanya untuk mengemis dan mengamen serta tidak melihat sikap yang mereka lakukan terhadap orang lain.

Kata Husein, untuk mengubah mindset seseorang itu susah apalagi mengubah mindset orang banyak. Sebuah ketelatenan serta kesabaran jika bisa mengubah mindset orang banyak. Saya salut dengan PSDK dan UMP yang melakukan hal itu dan menjadikan suatu perubahan yang sangat baik bagi masyarakat kampung Sri Rahayu ini dengan pengembangan kemampuannya.

Lanjut dia, Sementara, Rektor UMP Dr.Anjar Nugroho mengatakan dalam sambutannya,bahwa Penyebaran dakwah sudah diajarkan dari tokoh pahlawan seperti Ahmad dahlan yang mengajarkan hal tersebut untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Sementara kata dia, Bayu Triawan selaku ketua PSDK UMP juga  sangat antusias untuk mengajak warga,  agar tidak diam di rumah serta merangkul mereka agar mendapatkan perkerjaan dan penghasilan halal yang lebih baik. Adapun beberapa kegiatan di PSDK UMP seperti pelatihan menjait, pelatihan ternak lele serta yang baru adalah pelatihan desain. Sejauh ini perkembangan sudah dapat terlihat karna semakin banyak warga yang ingin belajar pelatihan.

Dari hasil pelatihan di kampung Sri Rahayu ini sudah 31 Kepala Keluarga yang bergabung di komunitas pelatihan menjahit, semakin hari semakin bertambah orangnya.Selain itu  Penghasilan mereka rata-rata sudah dapat mencapai 1,5 juta perbulannya, suatu kebanggaan yang luar biasa untuk mereka. Produk unggulan yang di hasilkan dari menjait adalah Keset dari kain perca yang sudah di eksport ke Malaysia dan Australia.

Dengan adanya pelatihan yang ada di PSDK UMP tersebut,Triawan  berharap untuk memberikan perubahan positif mulai dari kebiasaan serta mindset warga kampung Sri Rahayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *