Bisnis  

Inovator Ciptakan Alat Penghancur Sampah, Solusi Mengatasi Limbah

"Perjalanan dan pengalaman panjang telah mengantarkan kami untuk mampu memproduksi Incinerator yang handal, sangat ekonomis dan kami sesuaikan untuk kebutuhan negeri ini untuk menjadikan Indonesia yang lebih bersih," papar Sutiono.

Asri Hadi diskusi tentang sampah dengan ahlinya Sutiono Sumardi

Jakarta, EDITOR.ID,- Sampah adalah masalah yang sama tuanya dengan keberadaan manusia karena pada dasarnya setiap individu adalah penghasil sampah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, jumlah tumpukan sampah di Indonesia mencapai 175.000 ton per hari atau setara 64 juta ton per tahun.

Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan ekonomi di Indonesia.

Berdasarkan jenisnya, 50% adalah sampah organik, 25% Logam berat, karet, kaca dll, 15% plastik dan 10% kertas. Sedangkan berdasarkan sumbernya, 48% sampah rumah tangga, 24% pasar tradisional, 19% fasilitas publik, jalan, sekolah dll dan 9% kawasan komersial

Adapun penanganan sampah dilakukan dengan: 69% diangkut dan ditimbun di TPA, 10% dikubur, 7% dikompos dan didaur ulang, 7% tidak dikelola dan 3% dibuang ke sungai

Sejalan dengan kesadaran tentang lingkungan dan motif ekonomi, muncul paradigma baru dari pemerintah dan masyarakat untuk melakukan 3R (Reduce, Reuse, Recycle), tetapi sayangnya, penyelesaian sisa sampah dari proses 3R (+/- 69%) masih harus tetap berakhir di TPA.

Mengapa Tidak Dimusnahkan Dengan Cara Dibakar?

Karena produksi sampah berlangsung hampir setiap saat dan wilayah desa/ kota harus selalu bersih maka pilihan solusi menangani sampah adalah dengan membuang sampah keluar wilayah dibandingkan dengan menyelesaikannya di wilayah masing-masing misalnya dengan cara dibakar.

Untuk membakar sampah, saat ini masih ada beberapa kendala antara lain:

Volume sampah terbesar (> 50%) adalah berupa sampah rumah tangga dan pasar tradisional yang notabene basah bahkan berair.

Agar dapat dibakar, sampah perlu dikeringkan terlebih dahulu, perlu tempat dan waktu untuk proses pengeringan.

Adanya peraturan pemerintah mengenai persyaratan emisi gas buang karena pembakaran menghasilkan asap dan gas buang yang mencemari lingkungan (menghasilkan sampah baru)

Bahaya kebakaran jika pembakarannya tidak dikontrol

Belum tersedianya teknologi Incinerator yang mumpuni untuk membakar sampah tanpa menimbulkan sampah baru (No Waste Solution).

Paradigma Baru Menyelesaikan Masalah Sampah di Indonesia

Berangkat dari kekhawatiran sampah akan menjadi limbah yang terus menggunung, Sutiono Sumardi, sang inovator menciptakan mesin penghancur sampah. Namanya 4S Technology Waste Solution. Temuannya ini merupakan evolusi teknologi

“Kami bukanlah pemain baru di bidang Incinerator. Jejak langkah telah kami mulai belasan tahun silam. Bermula dari dari incinerator generasi pertama seri 1A, seri 1B, seri 2A dan produk kami terbaru seri 2B,” kata sang pencipta Sutiono kepada Asri Hadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: