Settia

Fenomenal: Rakyat Bisa Perintah DPR PSI Via Teknologi Digital

Inovasi Brilian Anak-Anak PSI untuk Memaksimalkan Kinerja DPR. Dengan aplikasi ini PSI menjamin tidak akan ada calegnya yang dipilih rakyat akan enak-enakan tidur, suka membolos saat sidang atau mengabaikan laporan dan pengaduan dari rakyat.

EDITOR.ID, Jakarta,- Sebagai partai penuh harapan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali memperkenalkan program fenomenalnya terkait Pemilihan Anggota DPR pada Rabu 17 April nanti.

PSI yang dikenal sebagai partainya anak muda ini meluncurkan aplikasi pemantau kinerja legislatif apabila caleg mereka terpilih nanti. Aplikasi yang diberi nama Solidaritas ini merupakan terobosan baru yang memungkinkan publik ikut mengontrol kinerja DPR.

Aplikasi ‘Solidaritas’ ini diluncurkan dan diperkenalkan Ketua Umum PSI Grace Natalie dalam acara Festival 11 Jakarta yang dihadiri ribuan kader, relawan, simpatisan, pengurus hingga para caleg PSI di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

“Kami sudah menyiapkan sebuah mekanisme untuk mengontrol anggota Dewan. Untuk memastikan mereka benar-benar bekerja bagi kepentingan publik,” Grace Natalie.

PSI menjamin jika para calegnya terpilih sebagai anggota DPR RI, maka rakyat bisa langsung mengontrol dan mengevaluasinya.

Melalui inovasi yang berbasis Teknologi Digital, PSI memberikan aplikasi secara gratis untuk mengontrol kinerja DPR dari PSI sekaligus sebagai aplikator bagi penggunanya yang ingin mengadukan masalahnya ke DPR.

Lewat aplikasi ini, anggota DPR dari PSI diwajibkan melaporkan tugas dan kegiatan kedewanan mereka. Selain itu aplikasi itu berfungsi memantau kinerja anggota Dewan dari PSI.

Grace mengatakan masyarakat bisa memberikan penilaian berupa bintang kepada para anggota Dewan. Penilaian itu, disebutkan Grace, bakal menjadi bahan evaluasi partai.

“Bila tidak puas, rakyat berhak memecat mereka semudah memberi bintang satu kepada pengemudi transportasi online, yang buruk kinerja dan perilakunya,” jelasnya.

Menurut Grace, aplikasi ‘Solidaritas’ ibarat obat bagi anggota Dewan. Ia menyebutkan sejumlah ‘penyakit’ yang kerap diderita anggota Dewan.

“Aplikasi ini obat agar anggota DPR tidak bolos,” ujar Grace.

“Aplikasi ini booster agar anggota DPR kerja lebih keras. Obat agar mereka tidak tidur di ruang sidang,” tambah mantan presenter TV ini.

Lewat aplikasi tersebut, anggota legislatif dari PSI wajib melaporkan apa yang dikerjakan setiap harinya. Sedangkan konstituen PSI, kata dia, dapat memantau dan menilai langsung kinerja para legislator.

Leave a Reply