Settia

Diduga Hendak Mencuri, Napi Bebas Asimilasi Corona Dibekuk Polisi

Surakarta – Narapidana (napi) yang bebas karena asimilasi corona dengan inisial M alias J ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Surakarta. Bersama M, polisi juga mengamankan WS, kawan M. Mereka diduga hendak melakukan tindak pencurian.

Kasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Purbo Anjar Waskita menerangkan, M merupakan napi bebas karena masuk dalam program asimilasi yang dibuat Kemenkumham RI karena ada pandemi corona 2 April 2020.

Pelaku berinisial M itu, sebelumnya ditahan di rutan Wonogiri. Sementara WS sendiri baru juga tengah menjalani masa bebas percobaan. Baik M maupun WS merupakan warga Semanggi, Pasar Kliwon.

Dijelaskan Kasatreskrim Polresta Surakarta, M dan WS ditangkap warga saat hendak melakukan tindak pencurian pada sebuah pabrik plastik di daerah Jajar, Laweyan.

‘’M keluar dari Lapas Kendal bertemu WS. Mereka merencanakan melakukan tindak pidana. Ketika malam itu melihat kesempatan di pabrik kertas tersebut lalu muncul niat melakukan pencurian,’’ terang AKP Purbo Anjar.

Beruntung, sebelum M dan WS dapat melakukan aksi pencurian, terlebih dahulu diketahui unit Resmob Satreskrim Polresta Surakarta yang langsung melakukan penangkapan.

Awalnya, warga merasa curiga dengan kehadiran tiga orang tidak dikenal di sekitar pabrik pada saat situasi lingkungan tengah waspada pandemi virus Corona.

‘’Ada satu pelaku lagi berinisial D yang masih buron karena saat akan ditangkap berhasil kabur. Pada saat kejadian, D bertugas menunggu situasi saat dua temannya beraksi,” ujar AKP Purbo.

Dari kedua pelaku tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Suzuki Satria FU AD-4129-AA, 2 linggis besar, 1 buah linggis kecil, 1 kunci T dengan 3 anak kunci, 1 gunting kecil, 1  obeng, 1 cutter dan 1 senter.

‘’Mereka ditangkap atas kecurigaan warga yang sedang jaga malam di kawasan tersebut ketika pandemi Corona,” jelasnya.

AKP Purbo Anjar Waskita meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga barang miliknya dan wilayahnya. Bagi napi yang mendapat asimilasi diharapkan tidak mengulangi aksinya ditengah pandemi corona saat ini. ‘’Jangan memanfaatkan situasi dan status asimilasi,’’ ujar AKP Purbo. (dealova)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *