Settia

Investasi Hulu Migas Diproyeksi Naik 10 Persen Tahun Depan

Jakarta, EDITOR.ID,- Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher, memproyeksikan pertumbuhan investasi di sektor hulu migas pada tahun 2018 mendatang akan meningkat sekitar 10 persen, didorong perbaikan harga minyak dunia.

Menurut Wisnu, sampai akhir tahun ini realisasi di hulu migas bakal tembus di level USD10,5 miliar – USD11 miliar. Diperkirakan tahun 2018 walaupun belum final di dalam pembahasan rencana anggaran akan meningkat menjadi USD12 miliar.

“Ini didominasi oleh produksi karena kita ditutut untuk menjaga produksi tetap optimum, nah tantangannya saat ini blok migas kita terus menurun karena sudah tua,” kata Wisnu dalam Seminar Outlook Ketahanan Energi Untuk Mendukung Pertumbuhan Industri Nasional 2018 di hotel Fairmont Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Selain karena faktor harga minyak yang semakin membaik, perbaikan iklim investasi di sektor hulu migas karena adanya perbaikan regulasi pemerintah dari sebelumnya dengan skema cost recovery ke skema gross split. Walaupun saat ini para investor masih menunggu revisi terkait dengan rancangan peraturan pemerintah (RPP) terkait pajak gross split tersebut.

Dia optimistis target realisasi investasi akan tercapai sampai akhir tahun ini. Per November kemarin realisasi investasi di sektor ini baru sekitar USD8 miliar. “Kita optimistis tahun depan meningkat, itu mayoritas porsinya untuk produksi yang hampir mencapai 50 persen,” pungkasnya. (tim)

Leave a Reply