Settia

Anak Tukang Tempe Jadi Lulusan Terbaik Bintara Polri

EDITOR.ID,Bandung – Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi menjadi Inspektur upacara dan melantik 748 bintara Polri pada penutupan pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019/2020. Uniknya, lulusan terbaik dari pendidikan Bintara Polri ini diraih dari seorang anak tukang penjual tempe.

Hadir dalam kegiatan Upacara Penutupan dan Pendidikan serta Pelantikan tersebut, pejabat utama Polda Jabar, Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Jawa Barat beserta Pengurus Daerah Bhayangkari Jawa Barat, Ka SPN Polda Jawa Barat dan pejabat utama SPN Polda Jabar, para undangan dan keluarga siswa.

Siswa yang dilantik sebanyak 748 orang, menjadi Bintara Polri dengan Pangkat Brigadir Dua Polisi. Adapun siswa yang berprestasi dengan mental terbaik (Tertabah) diraih oleh Bripda Yogi Sunandar, S.pd., putra kedua dari 3 saudara, putra dari Bapak Cecep Supriatna dan Ibu Siti Fatimah, pekerjaan wirausaha.

.Penghargaan untuk Cendekia Akademik diraih oleh Bripda Abdullah Adi Prasetya, putra pertama dari 3 bersaudara, putra dari Bapak Waridin dan Ibu Siti Cholifah, pekerjaan pedagang tempe dan penghargaan sebagai siswa Trengginas diraih oleh Bripda Bagus Oka, Putra ke 2 dari 4 bersaudara, putra dari Bapak I Ketut Noarsa dan Ibu Keken Sukaenah, pekerjaan Polri.

Sosok Bripda Abdullah Adi Prasetya yang dapat meraih penghargaan untuk Cendikia Akademik, mematahkan stigma banyak orang bahwa masuk Kepolisian harus menyediakan biaya mahal, mesti berlatar belakang dari keluarga tidak mampu sebagai pedagang tempe, Bripda Abdullah berhasil lulus dengan baik.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan bahwa keberhasilan para siswa dalam mengikuti dan menyelesaikan pendidikan, merupakan anugerah Allah SWT yang harus senantiasa disyukuri.

“Kapolri juga mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan Pendidikan, tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga, terutama orang tua, sehingga wajib menunjukan kepada mereka untuk menjadi personel Polri yang berprestasi, senantiasa menjaga kehormatan diri dan institusi, serta menjadi teladan dan kebanggaan bagi masyarakat, bangsa dan negara,” jelas Kapolda membacakan amanat Kapolri.

Kapolri mmengingatkan pula apa yang telah dicapai pada hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian nyata sebagai insan Bhayangkara.

Oleh karenanya sebagai Bintara remaja yang merupakan salah satu elemen terdepan dalam berbagai tugas Kepolisian, harus mampu menunjukan kinerja secara optimal serta mempersiapkan diri dengan baik, tanamkan disiplin dan tekad yang kuat, serta implementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh di lembaga pendidikan demi keberhasilan pelaksanaan tugas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *