Satlantas Klaten No Tilang, Diganti Pencegahan Covid-19

Klaten – Sat Lantas Polres Klaten tetap menggelar Operasi keselamatan Candi 2020.

Namun operasi kali ini meniadakan penegak hukum dan diganti dengan sosialisasi pencegahan dan penanganan Corona

atau Covid-19.

Kasat Lantas Polres Klaten AKP Bobby Anugerah Rachman menjelaskan operasi itu sebenarnya merupakan operasi simpatik yang diganti jadi

Operasi Keselamatan. Sebelumnya sasarannya adalah para pelanggar lalu lintas tetapi diganti.

” Operasi Keselamatan ini salah satu kegiatannya dengan sosialisasi pencegahan Covid-19 mulai pakai masker dan cuci tangan. Itu untuk

menyikapi maraknya penyebaran wabah Corona,” ungkap Kasat mewakili Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasertyo, Sabtu (18/4).

Kasat mengatakan sesuai situasi dan kondisi saat ini yang tengah menghadapi pandemi wabah Corona, operasi Operasi Keselamatan Candi

2020 diganti materinya.

Kegiatannya yang utama adalah sosialisasi

pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Namun demikian tetap ada materi mengedukasi masyarakat keselamatan

berlalu lintas. Termasuk agar memakai masker jika keluar rumah dan di jalan raya. Dengan operasi itu, upaya penegakan hukum dengan

penindakan sudah tidak dilakukan.

Kalaupun terpaksa dilakukan hanya kepada yang sangat membahayakan.

“Kalau tidak sangat membahayakan tidak kita tilang. Misalnya melawan arus, tambah tidak pakai helm, kecepatan tinggi dan ditambah lewat

depan pos polisi,” papar Bobby.

Bobby menambahkan Operasi Keselamatan Candi 2020 digelar tanggal 6-19 April. Selama kegiatan angka kecelakaan ada 9 kasus. Dari 9 kasus itu

ada 15 orang mengalami luka ringan. Satu mengalami luka berat dan satu orang meninggal dunia.

Untuk itu masyarakat diminta tetap waspada Corona dan mentaati aturan lalu-lintas. Kaur Binops Sat Lantas Polres Klaten Iptu Sumasna

mengatakan sosialisasi meliputi memberikan imbauan keamanan dan keselamatan berkendaraan. Termasuk edukasi tata cara cuci tangan yang benar.

” Termasuk cuci tangan. Untuk Bersama memutus rantai penyebaran Covi-19 diimbau bdi rumah saja, jaga jarak, hindari kerumunan massa dan

lainnya,” jelas Sumasna. (dealova)

Leave a Reply