Settia

Bobol Toko, Pelaku AA Ditangkap Satreskrim Polresta Banyumas

Banyumas,EDITOR.ID, -Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Banyumas bersama Unit Reskrim Polsek Purwokerto Timur, berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, di jalan Stasiun Timur Purwokerto

AA (26) laki laki warga Kecamatan Purwokerto Selatan ini diamankan karena melakukan pencurian dengan pemberatan di toko Kopina Jaya Abadi beberapa hari yang lalu.

Kejadian tersebut diketahui saat saksi Fajar dan saksi Ninik pada hari Kamis (19/1/2023), sekitar pukul 07.00 wib berangkat bekerja sebagai karyawan di Toko Kopina Jaya Abadi.

Hanya saat masuk toko Fajar dan Ninik masuk melalui samping toko. Setelah masuk, Fajar menuju ke kasir dan melihat uang sudah tidak ada. Mendapati hal tersebut, kemudian Fajar memberi tahu atasannya bahwa uang yang berada di kasir sudah tidak ada. Setelah itu atasannya naik ke lantai 2 dan didapati kaca jendela pecah.

“Akibat kejadian itu, pihak toko mengalami kerugian berupa satu buah HP (handphone) merek Samsung J1 Ace warna Putih dan uang tunai senilai Rp. 691.000,- (enam ratus sembilan puluh satu rupiah). Dalam kejadian ini korban melaporkan ke Polsek Purwokerto Timur,” terang Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, S.H., M.H., melalui Kasat Reskrim Kompol Agus Supriyadi Siswanto, S.H., S.I.K., M.H.

Menurutnya, atas dasar laporan tersebut, tim melakukan oleh TKP dan mendapati CCTV yang pada saat itu terlihat seseorang menggunakan sepeda ontel dan kemudian menaiki tiang telkom dan mendorong kaca jendela atau boven toko sehingga pecah, pelaku masuk lewat jendela dan mengambil barang berupa uang dan juga HP.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa satu buah HP Samsung J1 Ace warna Putih, uang tunai Rp.259.000,- (Dua ratus lima puluh sembilan ribu rupiah), beserta obeng yang digunakan pelaku untuk mencongkel serta sepeda ontel sebagai sarana pelaku kami amankan di Mapolresta Banyumas.

Meski begitu, guna proses hukum lebih lanjut, pelaku bisa dikenai hukuman ancaman cukup berat. ” Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,”ujar dia. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *