Settia

Rentan Tertular Corona Puluhan Ribu Ojol Tetap Setia Layani Masyarakat

EDITOR.ID, Jakarta- Seringnya berinteraksi dengan warga masyarakat karena sehari-hari mengantar pelanggan ke berbagai tempat membuat para driver Ojek Online rentan tertular virus Corona. Namun para driver ojek daring ternyata tak gentar dengan isu virus Corona. Mereka tetap menjalankan tugas mulia sehari-hari untuk mengantarkan warga masyarakat melalui transportasi yang cepat, murah dan mudah.

Aktivitas Ojek Online

Pasca pengumuman secara resmi oleh Presiden Jokowi mengenai adanya 2 orang terduga (suspect) virus Corona Covid-19 di Depok Jawa Barat, pada hari Senin, 2 Maret 2020 jam 11.30 WIB, Asosiasi pengemudi ojek online dari Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia secara resmi menyampaikan sikap agar seluruh rekan-rekan Ojol (Ojek Online) agar waspada

“Mulai dari sekarang lakukan langkah antisipasi, namun tetap tenang dan jangan panik, kita percayakan kepada pihak berwenang dalam hal ini Pemerintah untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi lebih lanjut (preventif), ” demikian bunyi pesan yang disebarkan kepada ribuan profesi Driver ojol yang tersebar di seluruh tanah air.

GARDA juga mendesak kepada pihak aplikator agar turut bertanggung jawab melindungi dan mengantisipasi penyebaran virus Corona Covid-19 bagi para mitra pengemudi ojolnya, mengingat mitra pengemudi ojol adalah pihak yang rentan terpapar virus Corona Covid-19″,” tegas Igun Wicaksono selaku Ketua Presidium Nasional GARDA Indonesia kepada Editor

Salah satu realisasi tanggung jawab tersebut adalah dengan membagikan masker khusus, kesehatan gratis bagi para mitra pengemudi maupun bagi para pelanggan dan penumpang dan memberikan informasi perkembangan antisipasi penyebaran virus (COVID-19) melalui perangkat aplikasi dengan mengirimkan informasi maupun notifikasi melalui akun pengemudi maupun akun pelanggan atau penumpang ojol.

Rekan-rekan ojol juga diharapkan untuk menjaga kebersihan, kendaraan sepeda motor yang digunakan, atributnya dan pakaian yang higienis, selesai melakukan aktifitas ngebid agar langsung mencuci atribut maupun pakaian yang digunakan dengan campuran cairan desinfektan jika memungkinkan untuk pencegahan bagi keluarga di rumah.

Foto Igun WPerlunya menjaga kebersihan dan kesehatan diri selama aktifitas ngebid, konsumsi vitamin tambahan dan rajin mencuci tangan dengan sabun anti kuman maupun hand sanitizer sebelum mengkonsumsi makanan ataupun bersentuhan dengan keluarga.

Tindakan pencegahan lebih baik walau merepotkan, karena ojol juga bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat sekitar, pelanggan maupun penumpang juga akan lebih nyaman dengan pengemudi ojol yang menjaga kebersihan.

“Kami harapkan Pemerintah juga memperhatikan para pengemudi ojol sebagai pekerja yang keseluruhan aktifitasnya di jalanan, diruang terbuka, sediakan pos-pos cek kesehatan gratis bagi para ojol yang dilaksanakan mulai dari Dinas Kesehatan tingkat wilayah maupun hingga tingkat pusat,” tukas Igun sang Ketua Presidium yang punya ribuan anggota ini.

GARDA adalah organisasi yang menjadi wadah ribuan para driver Ojek Online. Wadah ini menjadi tempat para driver menyampaikan aspirasi dan hak-hak sebagai Driver Ojol. (Ard)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *