Banser Siaga Antisipasi Gerakan Intoleransi di Yogyakarta

EDITOR.ID, Yogyakarta,- Akhir-akhir ini bertebaran isu intoleransi di kota Yogyakarta baik melalui spanduk, selebaran hingga media sosial. Isu ini dimainkan sengaja bertepatan dengan rencana Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Yogyakarta akan menggelar Hari Ulang Tahun (Harlah) NU ke-94 di kota gudeg ini.

Menyikapi isu yang liar ini, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Yogyakarta mengeluarkan surat resmi berlogo Nahdlatul Ulama (NU), GP Ansor dan Banser.

Dan pada surat yang ditanda tangani oleh Ketua PC GP Ansor Kota Yogyakarta Ustadz Nur Khusaini, MT dan Sekretaris PC GP Ansor Ustadz Muhamad Tholib, tersebut tertulis tentang Pernyataan Sikap Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Yogyakarta.

Pada surat pernyataan sikap yang ditanda tangani oleh Ketua PC GP Ansor Kota Yogyakarta Ustadz Nur Khusaini MT dan Sekretaris PC GP Ansor Muhamad Tholib itu berisi lima (5) point pernyataan sikap.

Pernyataan Sikap Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Yogyakarta

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabaroaktuh,

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT dan senantiasa mengharap syafa’at Rasulullah SAW dengan ini PC GP Ansor Kota Yogyakarta menyatakan sikap:

1. Ansor dan Banser dalam posisi sebagai benteng ulama menjunjung tinggi maksud dan tujuan dilaksanakannya Harlah NU ke 94 yang diselenggarakan oleh PCNU Kota Yogyakarta sebagai upaya membangun ukhuwah Islamiyyah antara Nahdlatul Ulama dan Muhamadiyah serta organisasi keagamaan lainnya.

  1. Mengapresiasi Masjid Gede Kagungan Dalem sebagai simbol dan ikon kota Yogyakarta yang penggunaannya diatur oleh Kawedanan Pengulin sehingga perlu diterbitkannya Juklak/Juknis oleh Keraton Ngayogyajarta Hadiningrat.

  2. Menyesalkan adanya penolakan atas acara Harlah NU ke 94 yang diselenggarakan oleh PC NU Kota Yogyakarta dari sebagian ormas/warga Pemuda Muhamadiyah baik tersirat maupun tersurat telah mencederai semangat persatuan umat, hal tersebut mencerminkan sikap Instoleransi jauh dari sikap tepi seliro.

  3. Ansor mengintruksikan kepada seluruh anggota Banser dalam kondisi SIAGA melawan gerakan Instoleransi dari sekelompok orang/ormas yang akan mengganggu kenyamanan kota Yogyajarta, mengidentifikasi by name, by adress oknum-oknum yang terlibat didalamnya.

  4. Menginstruksikan Banser untuk mengamankan seluruh warga Nahdliyyin, Aset-Aset Nahdlatul Ulama dan simbul – simbul kota Yogya/Keraton bekerja sama dengan aparat terkait dalam satu Komando organisasi.

    Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamith Thariq

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: