Settia

Universitas Widyatama Kini Miliki Gedung Baru Fakultas Teknik

EDITOR.ID, Bandung – Yayasan Widyatama kini menginjak usia 47 tahun. Eksistensi yayasan ini dalam pengembangan dunia pendidikan patut diacungi jempol.

Dalam rangkaian kegiatan HUT yayasan Widyatama ke 47, Rektor Universitas Widyatama Prof H Obsatar Sinaga bersama Ketua Pembina Yayasan Widyatama Sri Juniati, S.E., M.B.A. meresmikan gedung baru Fakultas Teknik Universitas Widyatama.

Dalam acara peresmian gedung baru Fakulta Teknik, resmi digunakan setelah prosesi gunting pita dan penandatanganan prasasti dilakukan oleh Ketua Pembina Yayasan Widyatama Sri Juniati, S.E., M.B.A. yang didampingi Rektor Universitas Widyatama.

Usai peninjauan ruangan Dekan Fakuktas Teknik, serta ruang kerja Dosen, ruang kelas dan Laboratorium Fakultas Teknik, Rektor menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru ini diperuntukan bagi Fakultas Teknik.

“Gedun ini kita desain high teknologi, dengan dibangunnya gedung ini harapan kami mahasiswa Teknik Universitas Widyatama selain menguasai teknologi juga ahli dalam bidang enterpreuneurship,” terang Prof H Obsatar Sinaga, Senin (6/1) usai peresmian gedung baru Fakultas Teknik.

Dirinya mencontohkan, bahwa ada satu alumni Universitas Widyatama yang kini berhasil dalam enterpreunership.

“Ada alumni saya ingat dia sekarang bekerja di sepatu snick and snack. Dulu sepatu asal luar negeri ini biasa saja, setelah alumni Universitas Widyatama bergabung di perusahaan sepatu tersebut, kini mendunia,” paparnya.

Fasilitas bagi gedung baru Fakultas Teknik sendiri, yakni dilengkapi Wifi teknologi tinggi.

“Didalamnya ada segala macam,

Mahasiswa nanti bisa menggunakan fasilitas smart campus,” jelasnya.

Menyikapi perjalanan 47 tahun Yayasa Widyatama, Rektor menegaskan bahwa Pengembangan pendidikan khususnya sdm dosen kita tingkatkan.

“Tahun ini kami menargetkan dosen 40 persen berpangkat lektor kepala. Hampir dari 270 dosen, 60 sudah mempunyai gelar doktor,” jelasnya.

Untuk beasiswa bagi dosen sendiri, Pria yang akrab disapa Prof Obi menegaskan bahwa beasiswa bagi dosen itu sudah rutin

“Kalau beasiswa dosen rutin, hanya saja saya berpesan kalau bisa sekolah jangan di Bandung, bisa di tempat laiin diluar Bandung agar pengalaman dan pengembangan keilmuannya lebih baik,” paparnya.

Target di tahun 2020, Rektor menargetkan Universitas Widyatana , masuk QS star rating.

“Universitas Widyatama masuk 100 besar dari 4600 universitas se Indonesia.

“Sekarang kita (universitas widyatama-red) berada di posisi 95, ” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *