Siapa Pemain Lini Serang Paling Pantas Mendobrak Tembok Pertahanan Curacao

Namun skuad Garuda tak perlu gentar. Peluang untuk meraih kemenangan tentu masih terbuka. Apalagi, kedalaman skuad Timnas Indonesia cukup bagus. Materi pemain pilihan Shin Tae-yong cukup kompetitif dan pengalaman bertanding mereka sudah terbentuk.

Jakarta, EDITOR.ID,- Curacao akan menjadi lawan tangguh Timnas Indonesia dalam laga uji coba FIFA Matchday. Tidak main-main, Timnas Curacao diperkuat sejumlah pemain Liga Eropa dan punya peringkat 84. Tentu negeri di kawasan Karibia ini punya kualitas dalam penyerangan dan pertahanan yang kokoh.

Namun skuad Garuda tak perlu gentar. Peluang untuk meraih kemenangan tentu masih terbuka. Apalagi, kedalaman skuad Timnas Indonesia cukup bagus. Materi pemain pilihan Shin Tae-yong cukup kompetitif dan pengalaman bertanding mereka sudah terbentuk.

Curacao saat ini berada di peringkat ke-84 ranking FIFA. Jadi, jika ingin memperbaiki ranking FIFA, maka Timnas Indonesia harus mengalahkan Vurnon Anita dan kawan-lawan.

Lini serang akan menjadi harapan Timnas bisa mencetak gol. Tapi siapakah figur yang layak untuk dipasang Shin Tae Yong di posisi penyerang atau ujung tombak?

Dalam menghadapi kokohnya pertahanan Curacao, pelatih asal Korsel itu punya sejumlah opsi. Ada Dimas Drajad. Pemain 26 tahun itu adalah bagian dari skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023 lalu.

Dimas Drajad mencetak satu gol ke gawang Nepal. Dimas Drajad mungkin akan jadi pilihan utama Shin Tae-yong.

Shin Tae Yong juga pemain debutan baru Ramadhan Sananta. Shin Tae Yong juga masih punya opsi Muhammad Rafli pemain asal Arema dan Dendy Sulistyawan sebagai ujung tombak.

Tentunya untuk mengisi lini depan terutama penyerang atau ujung tombak, Rafli, Dimas Drajad, Sananta dan Dendy akan bersaing ketat. Sejauh mana ketajaman diantara pemain ini.

Shin Tae Yong diyakini akan mencoba menurunkan keempat pemain itu secara bergantian untuk menguji siapa yang paling pintar membongkar pertahanan lawan dan mencetak ancaman ke gawang Curacao bahkan bisa mengkonversi umpan dari sayap kanan atau kiri jadi gol.

Opsi lainnya Shin Tae Yong bisa menurunkan debutan baru Timnas, Ramadhan Sananta yang dikenal pekerja keras dan produktif saat membela timnya PSM Makassar.

Ramadhan Sananta yang baru pertama kalinya dipanggil Timnas Indonesia mengaku, siap membuktikan dirinya di hadapan pelatih Shin Tae-yong. Ia sendiri sebetulnya tidak menyangka mendapat pemanggilan ke timnas.

“Awalnya denger-denger. Senang bisa dipanggil Timnas (pertama kali), apalagi bergabung sama timnas senior,” ujar Ramadhan Sananta.

Di dalam skuad Timnas Indonesia, Sananta akan bersaing dengan dua penyerang langganan. Ada Dimas Drajad (Persikabo 1973) dan Muhammad Rafli (Arema FC) di lini depan.

Masih ada lagi Yakob Sayuri. Pemanggilan timnas ini adalah yang kedua bagi pemain asal Papua itu. Sebelumnya ia pernah dipanggil Timnas U-23 untuk babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia menghadapi Vietnam, 8 Juni 2021 lalu. Saat itu, Yakob bermain sebagai starter dan digantikan oleh Egy Maulana Vikri di babak kedua.

Yakob mengatakan, pemanggilan ke timnas merupakan suatu kesyukuran. Baginya semua pemain memiliki cita-cita untuk berseragam Timnas Indonesia.

“Dan mengucap syukur kepada Tuhan karena kesempatan ini banyak yang pengen, tapi belum ada yang kesampaian,” ungkapnya.

“Dan sampai saat ini saya pun belum bisa percaya untuk kembali ke Timnas. Yang pastinya sangat mengucap syukur,” tambahnya.

Di skuad timnas nanti, Yakob akan bersaing dengan beberapa pemain top yang bermain di luar negeri. Seperti Egy Maulana Vikri yang saat ini memperkuat klub Liga Slovakia, FC Zlate Moravce dan Witan Sulaeman bersama AS Trencin.

Namun, kehadiran Saddil Ramdani juga tidak bisa dipandang dengan sebelah mata.
Saddil yang bermain di Liga Malaysia bersama Sabah FC juga dikenal ulet membongkar pertahanan lawan. Kemudian Pratama Arhan yang bermain di Tokyo Verdy di Liga Jepang.

Timnas Indonesia bakal dua kali berjumpa Curacao, keduanya dengan status tuan rumah. Laga pertama akan dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu 24 September 2022. Tiga hari berselang, laga kedua akan digelar di Stadion Pakansari. (tim)