Settia

Indonesia Diusulkan Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Bulutangkis Tuna Rungu Asia Pasifik

Pebulutangkis disabilitas tuna rungu Indonesia, Ilyas Rachman Ryandhani, mempersembahkan dua gelar juara dari ajang Kejuaraan Bulutangkis 6th Asia Pacific Deaf Badminton Championships tanggal 14 sampai 21 September 2022 di Pattaya Chonburi Thailand.

Jakarta, EDITOR.ID,- Sekretaris Jenderal Asia Pacific Deaf Sports Confederation (Sekjen APDSC) Mr. Enkbayar menawarkan Indonesia sebagai tuan rumah dan penyelenggara Asia Pacific Deaf Table Tennis tahun 2024 di Indonesia.

Tawaran Sekjen APDSC ini langsung direspon positif Perhimpunan Olah Raga Tuna Rungu Indonesia (PORTURIN).

Ketua Umum Perhimpunan Olahraga Tuna Rungu Indonesia (Porturin) Pusat Harpalis Alwi berjanji akan melaporkan kepada pemerintah Indonesia cq Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

“Kita akan sampaikan kepada Bapak Menteri Pemuda dan Olah Raga, tapi intinya kami sangat menyambut dengan baik, ini penghargaan APDSC pada Indonesia,” ujar Harpalis Alwi yang juga menjadi pimpinan Kontingen Indonesia pada Kejuaraan Bulutangkis 6th Asia Pacific Deaf Badminton Championships tgl.14 sampai 21 September 2022 di Pattaya Chonburi Thailand.

Tim tunarungu Indonesia memperoleh apresiasi yang sangat menggembirakan dari seluruh kontingen. Mereka juga mengakui keunggulan pemain pemain Indonesia.

Ilyas Rachman Ryandhani-Edi Susanto Raih Gelar Juara

Pebulutangkis disabilitas tuna rungu Indonesia, Ilyas Rachman Ryandhani, mempersembahkan dua gelar juara dari ajang Kejuaraan Bulutangkis 6th Asia Pacific Deaf Badminton Championships tanggal 14 sampai 21 September 2022 di Pattaya Chonburi Thailand.

Ilyas yang tampil pada nomor tunggal putera dan ganda putera berhasil mewujudkan kemenangan atas lawan-lawannya.

Gelar pertama Ilyas yang tercatat sebagai pelajar SMKN 2 Malang diraih melalui nomor tunggal putera setelah mengalahkan rekan senegaranya pebulutangkis Edi Susanto pada babak final. Edi Susanto meraih juara dua.

Ilyas yang kemudian tampil di final ganda putera, nyatanya masih sanggup memperagakan permainan terbaiknya. Pertarungan seru menegangkan menarik.

Berpasangan dengan Edi Susanto, Ilyas Rahman Ryandhani harus berjuang lebih keras menaklukkan lawannya pasangan India Huk Anand Mahesh dengan skor 22-20, 21-14. Ganda putera Indonesia akhirnya lolos ke Final.

Di partai final, lagi-lagi pasangan Ilyas-Edi Susanto sukses mengalahkan lawannya ganda putra tuan rumah Thailand di final dua set langsung, dengan skor 21-19 dan 22-20.

Sementara ganda putri kontingen Indonesia, Ghaniah dan Dzakiyah berhasil meraih juara 3 ganda open.

“Alhamdulillah. Terimakasih untuk doa dan supportnya,” ujar Harpalis Alwi.

Asri Hadi
Asri Hadi

Anggota Dewan Pengawas Porturin Asri Hadi MA menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan yang telah dicapai kontingen Porturin. Terutama kepada Ilyas Rachman Ryandhani, Edi Susanto dan semua tim yang telah berjuang dengan keras untuk mengharumkan nama bangsa.

Leave a Reply