Settia

Heboh, Siang Bolong Ada Pasangan Saling Tindih di Pojok Taman

Sepasang kekasih bermesraan diduga di Taman Maramis, Kota Probolinggo. Foto: ngopibareng/tangkapan layar

EDITOR.ID, Probolinggo,- Warganet digegerkan dengan beredarnya video asusila sepasang kekasih sedang asyik saling tindih. Video berdurasi 29 detik itu menyebar di media sosial dan viral. Tanpa rasa takut dan malu kedua pasangan ini masih menyempatkan ML di taman kota pada Siang hari bolong.

Tidak sadar, aksi kedua insan yang tidak mampu menahan nafsu birahi dan memaksakan diri “kencan” di Taman kota itu direkam video oleh seseorang melalui ponsel. Si perekam yang misterius ini kemudian menyebarkan ke media sosial.

Kencan keduanya ini diduga dilakukan di Taman Maramis, Jalan AA. Maramis, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jatim.

Awalnya video asusila diduga diunggah akun instagram @infoprobolinggo. Kemudian menyebar luas di sejumlah grup WhatsApp (WA).

Adegan di siang hari itu menggambarkan seorang pria beradegan asusila dengan pasangannya. Si pria duduk bersandar tembok sebuah bangunan, si perempuan berada di pangkuan pria itu.

“Saya baru tahu video itu tetapi apakah benar lokasinya di Taman Maramis, saya juga belum tahu,” kata Kepala Dinas Satpol PP, Linmas, dan Damkar Kota Probolinggo, Agus Efendi.

Dia mengatakan Satpol PP sedang meneliti video yang sekarang viral itu. Agus meminta, warga yang menjumpai informasi soal video asusila di tempat umum itu menghubungi layanan hot line 122.

“Kalau ada laporan, langsung kami tindak lanjuti,” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) itu.

Terkait dugaan Taman Maramis digunakan tempat asusila, Agus mengaku, akan memasang kamera CCTV di sejumlah tempat di taman tersebut.

“Kami sudah rutin melakukan patroli, tetapi tidak 24 jam terus-menerus. Jika dipandang perlu, Taman Maramis akan kami pasangi CCTV,” katanya sebagaimana dilansir dari ngopibareng.id.

Kasus asusila di Taman Maramis bukan sekali ini saja terjadi. Sebelumnya, pada 6 Agustus 2020 lalu, bahkan Satpol PP menangkap basah seorang perempuan, guru Taman Kanak-kanak (TK), NS, 36 tahun bersama seorang laki-laki, H, 35 tahun. (ngopibareng/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *