Settia

Gubernur Soni Hargai Semangat Toleransi Hari Raya Natal

Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono memberikan sambutan di perayaan Natal warga Kristiani di Jakarta.

Jakarta, EDITOR.iD,- Jakarta masih menjadi kota yang paling menghargai toleransi dan keberagaman di Indonesia. Ditengah munculnya fenomena sweeping ornamen Natal yang dilakukan kelompok masyarakat dan ormas di beberapa daerah. Setidaknya, kepedulian, jaminan kebebasan dan semangat menghormati dari Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono kepada warga Kristiani yang sedang bersiap menghadapi perayaan Natal, sangat besar.

“Prinsipnya ini Indonesia, masyarakatnya pluralis, mereka juga punya hak untuk merayakan hari besar keagamaan sesuai koridor, dan saya sangat menghargai dan menghormati hari raya setiap agama di Indonesia,” ujar Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016)

Soni sudah mengingatkan kepada warga Jakarta untuk saling menjaga toleransi, saling menghargai. Termasuk tokoh agama dan warga muslim diminta untuk tidak mencederai semangat keberagaman bangsa Indonesia yang sudah dibangun melalui Bhineka Tunggal Ika.

“Saya yakin MUI tidak melarang, tapi pemahaman sejumlah kelompok masyarakat saja yang menafsirkan lain, apalagi dipanasi dengan penyebaran medsos yang tidak benar,” kata Soni.

Nanti, lanjut Sonia dirinya akan bertemu Forum Kerukunan Umat Beragama dalam rangka membuat album lagu Indonesia Pusaka yang mengirim pesan toleransi dan saling menghargai antar umat beragama. “Saya akan klarifikasi apa benar ada yang melarang,” tutur Soni.

“MUI saya kira semangatnya sama dengan kita pasti ingin menciptakan suasana yang harmonis dan menjauhi potensi disintegrasi bangsa,” tambah Soni.

Menanggapi di daerah lain ada sweeping yang dilakukan ormas yang dikawal aparat, Soni menyatakan tidak mungkin aparat berpihak pada kelompok tertentu. “Kalau dia mengawal itu hanya menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Polisi, lanjut Soni, memang memiliki kewajiban pengawalan.

Menghadapi Natal dan Tahun 2016, Soni menghimbau masyarakat Jakarta agar tetap menjaga tali silaturahmi dengan warga Kristiani. Tetap menjaga suasana yang kondusif dan hilangkan perasaan kecurigaan dan permusuhan karena perbedaan. Soni memberikan kebebasan kepada warga Kristiani untuk merayakan perayaan Natal sesuai koridor dan aturan.

Bahkan dalam beberapa agenda perayaan Natal yang digelar masyarakat Jakarta, Soni turut hadir untuk memberikan pesan Natal. Soni memang termasuk sosok pemimpin daerah yang menjunjung semangat toleransi sejak menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sulawesi Utara. (rudi s)

Leave a Reply