Resto Chinese Food dan Bebek Panggang Suck My Duck Hadir di Surabaya, Sensasinya Wow… Wajib Dicoba

Selain olahan bebek, restoran di Jalan Raya Gubeng no 66 ini juga menghadirkan menu lainnya di antaranya buttersquid sajian cumi dengan saus butter, softsheel crab with Singaporean chili sauce, oatmeal prawn atau udang goreng dengan campuran gandum dan telur serta sajian ikan malas.

Bebek Panggang Suck My Duck Foto Instagram
Pengunjung Sangat Dipuaskan

Pengunjung resto mengakui bahwa sajian olahan bebek di Suck My Duck memiliki taste yang beda. Terutama dagingnya sangat empuk, kulitnya golden crispy dan tidak amis. Daging bebek yang lembut dan racikan bumbu yang gurih paling nikmat untuk disantap bareng keluarga maupun kolega.

Jika menikmati menu roast duck di Suck My Duck, pengunjung bisa memilih bebek yang utuh (whole duck), setengahnya (half duck) atau seperempat bagian bebek. Selain itu, bisa menikmati bebek peking.

“Gurih, juicy, sedap di lidah dan bumbunya meresap. Bedanya di sini tempatnya nyaman juga. Sajian bebeknya kekinian,” ujar Yanti, salah satu pengunjung yang selalu mengajak koleganya menyantap di resto ini, Selasa (6/6/2023).

Menariknya lagi di resto ini porsinya jumbo. Sehingga memungkinkan sajian bebek di restoran ini dinikmati hingga tiga sampai empat orang.

Surabaya Kini Jadi Incaran Bisnis Kuliner Karena Marketnya Menggiurkan

Sementara itu, Anthony Putihrai sebagai hotelier dan pegiat bisnis kuliner melirik Kota Surabaya sebagai bagian dari lini bisnis kuliner Indonesia yang semakin maju.

Bisnis kuliner di Surabaya dinilai terus berkembang seiring waktu. Pihaknya optimis cabang ketiga, setelah Jakarta (2021) dan Bandung (2022), di Surabaya juga tak kalah menarik minat konsumen.

Menu Resto Suck My Duck

“Saya sebagai pegiat kuliner, ingin ini berkembang terus. Saya melihat pangsa pasar Surabaya bagus dan maju. Ketika kita lihat tempatnya strategis dan saya ingin membuka lapangan kerja di mana,” ujar Anthony Putihrai.

Apalagi sajian yang diberikan relatif medium, harga berkisar Rp 29 ribu hingga Rp 299 ribu dapat menyasar semua kalangan. Bisa dinikmati anak muda hingga rame-rame bersama keluarga.

Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tersebut juga percaya dengan tidak menggunakan waralaba, anak muda Indonesia mampu mengelola bisnis kuliner.

“Pangsa pasar di Surabaya sudah maju. Maka memberikan diri buka di Surabaya. Invest rame-rame dan yakin karena kami cukup berhasil di Jakarta dan Bandung, harapan itu pula yang dibawa ke Surabaya,” tutupnya. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: