Kepala Bea Cukai Riau 2019-2021 Jadi Tersangka Kasus Impor Gula, Wow Hartanya Miliaran!

Ditempat terpisah Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan RR terbukti menyalahgunakan kewenangannya dengan mencabut Keputusan Pembekuan Izin Kawasan Berikat PT SMIP setelah menerima sejumlah uang dari tersangka RD, direktur PT SMIP.

Ilustrasi Kejaksaan Agung

“Dan perbuatan tersebut kita sangkakan melanggar ketentuan Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 25 Ayat 1,” kata Kuntadi.

Ditempat terpisah Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan RR terbukti menyalahgunakan kewenangannya dengan mencabut Keputusan Pembekuan Izin Kawasan Berikat PT SMIP setelah menerima sejumlah uang dari tersangka RD, direktur PT SMIP.

Setelah menerima uang dari RD, Ronny mencabut Keputusan Pembekuan Izin Kawasan Berikat PT SMIP. Namun, Kejagung tidak merinci jumlah uang tersebut.

Dengan keleluasan ini, sepanjang 2020-2023, PT SMIP lancar melakukan impor gula total sebanyak kurang lebih 25 ribu ton yang ditempatkan di kawasan berikat dan gudang berikat yang tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan.

“Tersangka RR dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan, terhitung mulai tanggal 15 Mei 2024 sampai dengan 3 Juni 2024,” ujar Ketut.

RR ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 25 Ayat 1.

Dari laporan LHKPN 2022-2023, harta RR mencapai Rp 9,06 miliar. RR memiliki rumah di bilangan Jakarta Selatan dengan nilai Rp 9 miliar serta kas dan setara kas sebanyak Rp 200 juta.

Selain itu, tersangka diketahui mempunyai dua unit kendaraan, yakni Mistubishi Minibus tahun 2018 Rp 125 juta dan Honda Odyssey tahun 2018 Rp 200 juta. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: