Settia

Tren Berbisnis di bulan Ramadhan Apa Saja?

Ketertarikan di bulan Ramadan

Nah uniknya, ketertarikan akan Ramadan dari orang-orang yang mencari informasinya melalui search engine sudah ada bahkan jauh dari sebelum Ramadan itu mulai loh, dan terus meningkat sampai satu minggu sebelum bulan suci dimulai. Bagi yang sudah melakukan promosi secara online dari sebelum masa Ramadan, good job!

Waktu yang baik untuk promosi

Penjualan bisnis yang baik tentunya dimulai dengan promosi yang baik dan menarik. Data menunjukkan waktu yang paling efektif untuk pelaku bisnis mempromosikan produknya adalah saat menjelang berbuka puasa.

Mungkin ini yang disebut the power of Ngabuburit ya, bisa jalan-jalan sambil liat promosi di toko. Berbeda lagi kalau promosinya lewat online, waktu yang efektif untuk upload materi promosi itu saat jam makan siang dan juga saat sahur.

Nah khusus untuk aktivitas yang paling banyak berubah di bulan ini, yaitu kegiatan makan dan minum, tentunya peak hour pemesanan terjadi di jam-jam tertentu mengikuti jadwal puasa.

Misalnya pembelian pada jam makan siang (11.00-14.00) berkurang sampai 25% dan akan mulai melonjak mulai pukul 17.00, dan terus meningkat sampai jam 20.00.

Untuk pelaku bisnis, perubahan jam ini bisa dimanfaatkan agar semua pelanggan kamu bisa tetap berbuka puasa dengan nyaman tanpa menunggu makanan terlalu lama ya.

Sehubungan dengan berbuka puasa, pendapatan penjualan dari air mineral yang dibeli pada pukul 16.00 – 19.00 akan meningkat sebanyak 47% dari hari-hari biasa. Selain itu, minuman favorit semua orang untuk buka puasa, yaitu es teh manis, mengalami peningkatan pendapatan penjualan sampai sampai dengan 70%.

Buka puasa bersama atau bukber. Siapa sih yang ngga pernah bukber bareng teman, keluarga, atau rekan kerja? Menurut data, peningkatan makan-makan di luar untuk buka puasa akan meningkat di minggu ke-2 bulan Ramadan di mana peningkatan penjualan mencapai 40% di minggu ini.

Tren ini akan terus berlanjut sampai di tingkat tertinggi pada Ramadan yaitu satu minggu sebelum lebaran. Pada momen ini, volume penjualan bisa meningkat 187% lebih tinggi dari hari biasa.

Lalu bagaimana dengan budaya ngopi, atau hangout di tempat kopi? di bulan Ramadan, orang-orang tidak lagi memesan kopi di pagi hari sebelum berangkat kerja.

Volume penjualan kopi pada jam 5-9 pagi di bulan Ramadan akan menurun sebanyak 37,5%.

Tapi jangan berkecil hati bagi yang memiliki bisnis minuman kopi, karena penjualan akan kembali meningkat pada pukul 20.00 sampai dengan tengah malam sebanyak 30,3%.

For the love of coffee, walaupun sudah masuk tengah malam akan tetap diorder, ya.

Mau data menarik lainnya dari Moka? Unduh e-book tentang bagaimana memaksimalkan bisnis di Bulan Ramadan dengan mengunjungi blog website di blog.mokapos.com.

Disclaimer: Tren diolah menggunakan data akurat dari ribuan merchant Moka di Indonesia berdasarkan bisnis yang dijalani selama bulan Ramadan. (tim)

Leave a Reply