Settia

Subhanallah Kiai Ma’ruf Disambut Keturunan Ulama Syaikh Arsyad Al-Banjari

EDITOR.ID, Kalimantan Selatan,- Kehadiran Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga calon Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin berziarah ke Makam Ulama termasyur Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari disambut gembira masyarakat desa Kelampayan. Tidak hanya bergembira, mereka juga mendoakan agar hajat yang diinginkan Rais Aam PBNU tersebut terkabul.

Kedatangan Kiai Ma’ruf pada Jumat (25/1/2019) pagi, disambut antusias warga sekitar Makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di desa Kelampayan. Mereka berebut untuk berjabat tangan dengan Rais Aam PBNU tersebut.

Salah seorang warga, Siti Habsyah (60) menuturkan sangat gembira atas kedatangan Kiai Ma’ruf berziarah ke Kelampayan.

“Bagus aja sidin (beliau) ke sini, saya bersyukur bisa melihat sidin (beliau), mudah-mudahan sidin (beliau) selamat dan apa yang diniatkan sidin (beliau) tercapai,” ujar wanita yang berprofesi petani itu pada apahabar.com.

Senada dengan Siti Habsyah, Akhmad Salmani Ma’ruf salah satu keturunan dari Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari mengaku senang atas kedatangan Kiai Ma’ruf berziarah ke makam datuknya. Dia memandang Kiai Ma’ruf sebagai seorang ulama besar yang datang bersilaturrahmi.

“Kami merasa bangga atas kedatangan beliau, yang biasanya kami hanya melihat di TV sekarang bisa melihat langsung, dan kami juga sangat mengharapkan beliau sering datang ke sini,” ucapnya.

Terkait kedatangan Kiai Ma’ruf, Akhmad Salmani Ma’ruf mengungkapkan persiapan sudah dilakukan sejak 3 hari lalu.

“Dari 3 hari yang lalu, sudah dilakukan persiapan untuk kedatangan KH Maruf Amin. Di sekitar makam sudah dibersihkan,” jelasnya.

Selain berziarah ke Makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Kiai Ma’ruf juga berziarah ke Makam Tuan Guru Zainal Ilmi, yang masih satu kawasan dengan makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

KH Ma’ruf Amin juga mengunjungi makam KH Muhammad Zaini Abdul Gani atau Guru Sekumpul, di Musolla Ar Raudhah Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (25/1/2019). Guru Sekumpul di mata KH Ma’ruf Amin merupakan wali Allah.

KH Ma’ruf Amin tiba sekitar pukul 14.30 Wita bersamaan dengan istri Wury Estu Handayani dan Mantan Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin, serta mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming.

Begitu tiba di lokasi makam, KH Ma’ruf langsung menyalami jemaah dan kader yang sudah menunggu di komplek makam Ar-Raudhah.

Selanjutnya, ia yang duduk berdampingan dengan ulama kharismatik Martapura, KH Wildan Salman di atas kursi lipat. Setelah selesai tahlil dan memanjat doa kepada Allah SWT, ia menabur bunga di makam Guru Sekumpul.

Almarhum Guru Sekumpul meanggap Ma’aruf Amin sebagai saudara, semasa dirinya hidup dikenal sebagai guru besar.

Ia mengatakan tujuan dari ziarahnya itu untuk mendapatkan keberkahan dari orang-orang saleh yang telah wafat. Ia pun mengakui jika Guru Sekumpul merupakan wali Allah, karenanya ia menyempatkan berziarah ke sana.

“Pertama tentu kita mencari berkah sekaligus memanjatkan doa untuk para wali-wali Allah,” ucap Ma’ruf, usai berziarah.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga ingin bersilaturahim dengan keluarga mendiang almarhum KH M Zaini Abdul Ghani. Menurut Ma’ruf, ulama dan habib adalah satu kesatuan yang tidak bisa pisahkan.

Sementara itu, Siti Zubaidah berprofesi sebagai penjual dagangan pernak pernik di luar area makam menuturkan sangat gembira atas kedatangan KH Maruf Amin berziarah ke tempat ziarah itu.

“Bagus aja sidin (beliau, red) ke sini saya bersyukur bisa melihat sidin, mudah-mudahan sidin selamat dan apa yang diniatkan sidin tercapai,” ucap Siti kepada wartawan. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *