Settia

Siswi SMA Disekap di Kamar Kos, Lalu Digarap 3 Bocah Secara Bergantian hingga Menjerit

Lahat, Sumsel, EDITOR.ID,- Sungguh sadis sekali tiga pelajar di Lahat, Sumsel ini. Mereka tega menggilir seorang siswi SMA sebut saja namanya Bunga (nama samaran) untuk memenuhi hasrat syahwatnya.

Akibat perbuatan ketiga remaja yang masih sekolah itu memperkosa korban, mereka langsung diringkus polisi.

Ironisnya, salah satu pelaku pemerkosanya masih berstatus pelajar SMP.

Ketiga pelaku berinisial O, A dan G itu merupakan warga Kabupaten Lahat.

Dugaan perkosaan ini terjadi Sabtu 29 Oktober 2022 lalu.

Ketiga pelaku baru ditangkap pada Senin 28 November 2022.

Mereka ditangkap di Desa Muara Tiga Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku telah diamankan di Mapolres Lahat.

Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono SH membenarkan informasi pihaknya telah menangkap para pelaku setelah melakukan penyelidikan dan didukung alat bukti.

Kejadian berawal ketika ketiga pelaku, berkenalan dengan korban siswi salah satu SMA.

Namun korban belakangan diajak jalan dan menginap di rumah kos.

Tak sampai disitu para pelaku yang masih remaja ingusan diduga melakukan pemerkosaan secara bergilir terhadap korban di sebuah kamar kos di Kelurahan Bandar Agung Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat.

Ketika itu sekitar pukul jam 21.00 WIB, perkosaan terjadi disertai dengan menggunakan kekerasan serta ancaman kekerasan.

Tersangka O mengunci korban di dalam kamar kos.

Kemudian tersangka O mematikan lampu kamar dan secara paksa menarik dan melepaskan celana yang dikenakan korban dan tangan satunya memegang kedua tangan korban.

Korban sudah berusaha teriak dan memberontak.

Namun pelaku O tetap mengagahi korban.

Setelah melampiaskan nafsu birahinya, tersangka O keluar dari kamar, lalu tersangka giliran tersangka A masuk.

Tersangka A mengancam korban yang saat itu menangis.

Tersangka A meminta korban berhenti menangis dan mengancam akan melemparkan korban ke jurang, samping kos tersebut.

Kemudian tersangka A dengan leluasa menikmati tubuh korban yang menangis tak berdaya dan meminta ampun.

Penderitaan korban tak sampai di situ.

Setelah selesai tersangka A keluar dari kamar, tersangka G kemudian masuk.

Melihat korban masih menangis, tersangka G menampar mulut korban dan membentak korban untuk berhenti menangis.

Kemudian tersangka G giliran menindih dan menyetubuhi korban yang sudah tak berdaya karena telah diperkosa teman G sebelumnya secara beruntun.

Akibat peristiwa tersebut korban menderita trauma mendalam.

Tersangka O dan A merupakan pelajar kelas XII SMA.

Sedangkan tersangka G, berstatus pelajar SMP. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *