Selain Batalkan Fasilitas Isoman Mewah DPR, JoMan Minta Puan Berani Berhentikan Setjen DPR

  • Bagikan
immanuel ebenezer selain batalkan fasilitas isoman mewah dpr, joman minta puan berani berhentikan setjen dpr
immanuel ebenezer selain batalkan fasilitas isoman mewah dpr, joman minta puan berani berhentikan setjen dpr

EDITOR.ID – Jakarta, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI mengevaluasi kembali rencana fasilitas hotel untuk isolasi mandiri (isoman) anggota DPR yang terpapar Corona. Sebab, menurut Puan, fasilitas tersebut belum diperlukan.

“Melihat kondisi saat ini, penyediaan fasilitas isolasi terpusat khusus karyawan, perangkat, maupun anggota DPR belum perlu dilakukan,” kata Puan dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

selain batalkan fasilitas isoman mewah dpr, joman minta puan berani berhentikan setjen dpr
selain batalkan fasilitas isoman mewah dpr, joman minta puan berani berhentikan setjen dpr

Puan meminta Sekjen DPR Indra Iskandar segera berkoordinasi dengan Satgas COVID-19, fasilitas kesehatan, dan fasilitas umum lainnya yang menyediakan isolasi terpusat. Hal ini, kata Puan, untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan pasien Corona yang bekerja untuk lembaga legislatif tersebut.

Menanggpi hal tersebut, Ketua Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer mengatakan, selain menghentikan kebijakan fasilitas bagi wakil rakyat, sebaiknya Puan juga berani harus berani memberhentikan Setjen DPR RI Indra Iskandar.

Sebab, selain menjabat jabatan birokrat tertinggi di DPR, Indra merangkap jabatan sebagai Komisaris BUMN.

“Ibu Ketua DPR sebaiknya bukan saja menyetop fasilitas isoman di hotel mewah bagi anggota DPR dengan biaya ditanggung negara yang bisa merusak citra lembaga wakil rakyat yang terhormat ini. Tetapi juga harus berani memberhentikan Indra Iskandar sebagai Sekjen DPR,” demikian kata pria yang karib disapa Noel ini , Jumat (30/7/2021).

Aktivis 98 itu menyarankan agar Indra Iskandar segera menanggalkan jabatannya sebagai Setjen DPR dan fokus ke jabatan baru sebagai Komisaris di perusahaan pelat merah.

“Setjend DPR lebih baik fokus dengan jabatan barunya saja sebagai komisaris, dan sangat tidak etis seorang Setjen DPR harus rangkap jabatan,” tegas Noel.

Sebagaimana diketahui, Indra Iskandar sejak 16 Juli lalu resmi menjabat sebagai Komisaris di di PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Perusahaan pelat merah itu bergerak di bidang sertifikasi kapal niaga yang berlayar di seluruh perairan Indonesia.

Indra berpendapat bahwa penunjukan dirinya sebagai komisaris BUMN tidalah melanggar aturan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *